Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Peran generasi muda dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus menjadi perhatian Pemerintah Kecamatan Balikpapan Barat. Melalui berbagai program pembinaan, salah satunya lewat wadah Jarwanasba, pemerintah setempat mendorong remaja untuk tampil sebagai pelopor dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.
Camat Balikpapan Barat, Erwin Dahri, menegaskan bahwa keterlibatan remaja dalam gerakan sosial seperti Jarwanasba merupakan langkah strategis dalam membangun ketahanan sosial sejak dini. Menurutnya, pendekatan yang melibatkan anak muda secara langsung akan lebih efektif karena mereka menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar objek sosialisasi.
“Remaja harus kita dorong menjadi garda terdepan dalam pencegahan narkoba. Melalui wadah seperti Jarwanasba, mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman, tetapi juga ruang untuk berkontribusi secara nyata di lingkungan masing-masing,” ujar Erwin, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, tantangan penyalahgunaan narkoba saat ini semakin kompleks dan menyasar berbagai kalangan, termasuk pelajar. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan yang lebih kreatif, komunikatif, dan dekat dengan dunia remaja agar pesan-pesan pencegahan dapat diterima dengan baik.

Erwin juga mengapresiasi konsistensi para anggota Jarwanasba yang tetap aktif menjalankan kegiatan edukasi, meski harus membagi waktu dengan aktivitas sekolah. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya komitmen dan kepedulian yang tinggi dari generasi muda terhadap lingkungan sosialnya.
“Kami melihat semangat yang luar biasa dari anak-anak ini. Mereka mampu menunjukkan bahwa remaja juga bisa menjadi agen perubahan yang positif,” katanya.
Lebih lanjut, Erwin menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak dalam menjaga keberlangsungan gerakan ini. Ia menyebut peran keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat menentukan dalam membentuk karakter remaja yang kuat dan berdaya.
“Kolaborasi menjadi kunci. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Perlu dukungan orang tua, guru, serta lingkungan sekitar agar upaya pencegahan ini bisa berjalan maksimal,” jelasnya.
Ia juga berharap program pembinaan seperti Jarwanasba dapat terus dikembangkan dan diperluas jangkauannya ke seluruh kelurahan di Balikpapan Barat. Dengan demikian, semakin banyak remaja yang terlibat dan memiliki kesadaran akan bahaya narkoba.
Menurut Erwin, keberhasilan gerakan ini bukan hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi dari sejauh mana dampaknya dalam membentuk pola pikir dan perilaku remaja ke arah yang lebih positif.
“Yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa menjadi contoh di lingkungannya, mengajak teman sebaya untuk menjauhi narkoba, dan menciptakan lingkungan yang aman serta sehat,” tuturnya.
Dengan komitmen yang kuat dari berbagai pihak, Pemerintah Kecamatan Balikpapan Barat optimistis upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat terus diperkuat, sekaligus menciptakan generasi muda yang tangguh, berprestasi, dan berintegritas.#Po83


