Tulis & Tekan Enter
images

Rapat agenda kerja DPRD Balikpapan Masa Sjdang III Tahun Sidang 2025/2026

Sering Temukan Hasil Sidak Macet di OPD, Banmus DPRD Balikpapan Usul Workshop Bersama Pemkot

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Balikpapan menggelar rapat agenda kerja DPRD Balikpapan Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026. Berlokasi di ruang rapat gabungan pada Senin (4/5/2026).

Salah satu usulan penting dari Banmus yakni rencana workshop bersama Pemkot Balikpapan. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap aspirasi dan keluhan masyarakat dapat langsung dieksekusi secara nyata di lapangan oleh eksekutif.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Yono Suherman menjelaskan, penambahan agenda ini merupakan perubahan penting dari rencana kerja sebelumnya. Workshop dirancang sebagai wadah kolaborasi teknis antara legislatif dan organisasi perangkat daerah (OPD).

"Workshop tujuannya untuk memperkuat kerja sama ketika DPRD menerima aduan dari masyarakat. Rencana ini sudah dimasukkan sebagai catatan tambahan oleh Banmus," ujar Yono kepada awak media, Senin (4/5/2026).

Yono mengungkapkan, inisiasi ini berkaca pada pengalaman di lapangan di mana tindak lanjut hasil inspeksi mendadak (sidak) anggota dewan kerap terhenti di level OPD. Ia menegaskan, DPRD memiliki keterbatasan wewenang karena tidak bisa melakukan eksekusi langsung.

Mengingat lembaga DPRD ini tidak bisa melakukan eksekusi lapangan. Contohnya, saat warga mengadu soal PKL di trotoar atau masalah kebersihan. "Kami hanya bisa meneruskan informasi ke Satpol PP atau OPD terkait. Tanpa kerja sama yang kuat, hasilnya tidak maksimal," jelasnya.

Nantinya melalui workshop, DPRD ingin membangun sinergi agar saran maupun instruksi legislatif benar-benar dijalankan oleh pemerintah kota. Secara teknis, egiatan ini akan mempertemukan anggota DPRD dengan para kepala OPD.

Khususnya untuk membahas keberlanjutan dari Rapat Dengar Pendapat (RDP), sidak, dan agenda lainnya. Harapannya keluhan warga tidak hanya mentok sampai di situ (sidak). 

"Poin paling penting adalah menguatkan sektor kepemimpinan dan kolaborasi. Kami tidak ingin hanya menampung aspirasi tanpa ada eksekusi lapangan," tegasnya.

Dia berharap rumusan baru yang diusulkan oleh anggota Banmus dapat efektif dalam mempercepat penyelesaian masalah publik di Balikpapan. Tepatnya melalui peran aktif lembaga eksekutif. (ang)



Tinggalkan Komentar

//