Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Kelurahan Margo Mulyo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), khususnya dalam pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.
Melalui peran aktif Pokja 3 PKK, warga didorong untuk menanam berbagai jenis tanaman seperti sayuran, buah-buahan, hingga tanaman obat keluarga.
Lurah Margo Mulyo, Aris Yanuar Wibowo, mengatakan bahwa pemanfaatan pekarangan rumah merupakan langkah sederhana namun berdampak besar dalam meningkatkan ketahanan pangan di tingkat keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat.
“Melalui program PKK, khususnya Pokja 3, kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang ada. Tidak perlu luas, yang penting dimanfaatkan secara optimal untuk menanam kebutuhan sehari-hari,” ujar Aris, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, hasil dari pemanfaatan pekarangan tersebut tidak hanya membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga, tetapi juga memastikan ketersediaan bahan pangan yang lebih sehat dan segar. Warga dapat langsung mengonsumsi hasil tanam sendiri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasokan pasar.

Menurutnya, gerakan ini juga memiliki nilai edukasi yang penting, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan berkebun di pekarangan rumah turut mempererat kebersamaan antarwarga.
“Ini bukan sekadar menanam, tetapi juga membangun kebiasaan baik di masyarakat. Ada nilai gotong royong, kepedulian lingkungan, dan tentunya peningkatan kualitas hidup keluarga,” tambahnya.
Kelurahan Margo Mulyo pun secara aktif melakukan pendampingan dan memberikan motivasi kepada warga agar terus mengembangkan pemanfaatan pekarangan. Berbagai jenis tanaman seperti timun, pokcoy, cabai, dan tanaman obat keluarga mulai banyak dibudidayakan di lingkungan permukiman.
Ke depan, Aris berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan lahan yang ada, sekecil apa pun, agar dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga.
“Pekarangan rumah bukan hanya ruang kosong, tetapi bisa menjadi sumber kehidupan. Jika dikelola dengan baik, ini akan sangat membantu dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga,” tutupnya.(ref)


