KALTIMKITA.COM, KUTAI TIMUR – pelayanan penanganan, pemeliharaan hingga transaksi pembayaran retribusi air bersih terus di tingkatkan oleh Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutai Timur Suparjan, ST bersama jajaran.
Untuk itu, Kamis (7/10) 2021, juranlis KaltimKita.com mencoba mewawancarai kepada Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) PDAM Tirta Tuah Benua Rudi Gusnadi yang wilayah kerjanya membawahi reast area jalan Pendidikan hingga Bukit Pelangi di Kecamatan Sangatta Utara sekaligus pusat basis sentra Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur, Sekretariat DPRD, Kutim perkantoran Organisasi Perangkat Daerah, perkantoran lintas Forkopimda seperti Makodim 0909/Kutai Timur, Mako Lanal Sangatta, Mako Polres Kutim, Kantor Pengadilan Negeri, Kantor Kejaksaan Negeri, rumah jabatan Bupati dan Wabup, serta rumah dinas lainnya.

Tenaga teknisi lapangan sigap melayani baik dalam pemasangan meteran air, intalasi pipa air bersih hingga pemeliharaan dan perbaikan
Sesi wawancara kali ini, jurnalis ingin menanyakan kepada UPT PDAM Tirta Tuah Benua pelayanan – pelayanan apa saja yang di berikan oleh UPT – nya?
“UPT kami menangani pembayaran bulanan retribusi air, pemeliharaan berkala pipa intalasi pendistribusian air bersih, pelayanan komplain pelangggan di wilayah kerja kami jika didapati adanya kerusakan agr cepat teratasi,” terang Rudi dengan ramah kepada wartawan.
Lalu keluhan – keluhan seperti apa saja yang biasanya diklaimkah oleh pelanggan PDAM Tirta Tuah Benua? “Diantaranya misalnya seperti air tidak mengalir apakah dikarenakan tekhnis gangguan pendistribusian air yang bisa saja terjadi karena kebocoran pipa tanam dasar tanah, akan tetapi semua itu dapat kami minimalisir sehingga syukur Alhamdulillah dapat cepat teratasi,” beber Rudi.

Teknisi pemasangan, perbaikan dan pemeliharaan pipa intalasi PDAM Tirta Tuah Benua Kutim terus ditingkatkan demi kepuasan pelanggan
Banyak tidak kendala – kendala atau kasus kerusakan seperti kebocoran pipa intalasi misalnya yang lamban teratasi? Ini jawaban Ka UPT PDAM Bukit Pelangi (Pendidikan) “Sejauh ini Isnya Allah apabila terjadinya kerusakan dapat segera tertangani sehingga tidak membutuhkan waktu lama, masyarakat pun dapat kembali menikmati kelancaran air bersih. Begitu juga dalam proses perbaikan dan pemeliharaan seperti area perkantoran semua dapat tertangani secara maksimal,” ulasnya. (aji/rin)


