Tulis & Tekan Enter
images

Anggota Komisi II DPRD PPU Syamsudin Alie

Pemkab PPU Didorong Menaikkan Insentif Tenaga Dokter

Kaltimkita.com, PENAJAM- Anggota Komisi II DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syamsudin Alie mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU untuk menaikkan insentif atau tunjangan tenaga dokter dan perawat. Karena, selama ini insentif untuk tenaga medis dan paramedis di Benuo Taka masih tergolong rendah dibandingkan dengan Kota Balikpapan. 

Kenaikan insentif tenaga dokter dan perawat nantinya bisa menjadi daya tarik bagi warga PPU maupun dari luar daerah untuk mengabdi di Benuo Taka. Karena, beberapa tahun terakhir ini, PPU mengalami kekurangan 20 sampai 25 tenaga dokter untuk Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). 

“Pj Bupati PPU sendiri mengakui kalau daerah ini kekurangan dokter dan perawat. Karena itu, kami menyarankan agar insentif dokter dan perawat ditambah biar mereka nanti bera tinggal di PPU. Namun, yang jadi masalah di PPU insentif dokter dan perawat kurang maksimal (rendah). Karena itu, insentif perlu ditambah, paling tidak mendekati insentif tenaga dokter dan perawat di Balikpapan,” kata Syamsudin Alie, Jumat (29/3/2024). 

Syamsudin Alie menekankan, tenaga dokter merupakan profesi keahlian yang patut diberi penghargaan dari sisi insentif. Karena hal tersebut juga menyangkut dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Karena, dari 11 Puskesmas yang tersebar di setiap kecamatan mengalami kekurangan tenaga dokter dan perawat. 

“Menurut Dinas Kesehatan idealnya tenaga dokter setiap Puskesmas antara tiga sampai lima orang. Tapi, rata-rata Puskesmas itu belum terpenuhi tenaga dokternya,” terangnya. 

Ia menilai, dari sisi kebutuhan infrastruktur di setiap Puskesmas yang ada di PPU telah cukup memadai. Sebab, rata-rata Puskesmas telah memiliki ruang rawat inap. Bahkan tahun ini ada beberapa Puskesmas yang ditingkatkan ruang rawat inapnya. 

“Kalau di sisi infrastruktur sudah memadai untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Tetapi, SDM (Sumber Daya Manusia) yang masih kurang, ini harus menjadi perhatian bagi pemerintah daerah agar kekurangan tenaga dokter dan perawat bisa cepat diatasi,” imbuhnya. (Adv)


TAG

Tinggalkan Komentar

//