Kaltimkita.com, TANJUNG REDEB— Komitmen PT PLN (Persero) dalam menghadirkan energi listrik yang stabil dan berkualitas bagi masyarakat di Kalimantan Timur terus dilakukan. Melalui PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT), PLN kini memulai tahapan krusial berupa survei topografi dan pemetaan jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang menghubungkan Gardu Induk (GI) Tanjung Redeb dengan PLTG Kaltim/Kaltara.
Langkah awal ini bukan sekadar urusan teknis, melainkan fondasi utama untuk menjamin masyarakat di wilayah Berau dan sekitarnya dapat menikmati aliran listrik yang lebih andal, minim gangguan, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain aspek teknis, perencanaan jalur juga mempertimbangkan efisiensi konstruksi, kemudahan operasional, serta kesesuaian dengan kondisi lingkungan. Dengan pendekatan ini, pembangunan diharapkan tidak hanya tepat waktu, tetapi juga memberikan keandalan jangka panjang bagi sistem kelistrikan.
Pelaksanaan survei melibatkan kolaborasi lintas unit PLN, yaitu PLN UIP KLT sebagai penanggung jawab pembangunan, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 2 (PLN UPP KLT 2) sebagai pelaksana kegiatan di lapangan, PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) dalam pengendalian proyek, serta PLN Enjiniring (PLNE) yang mendukung aspek perencanaan dan rekayasa teknik.

Tim survei melakukan persiapan pengoperasian drone untuk kegiatan pemetaan topografi jalur rencana SUTT 150 kV GI Tanjung Redeb – PLTG Kaltim/Kaltara
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa survei ini adalah bentuk dedikasi PLN dalam memberikan pelayanan terbaik melalui perencanaan yang presisi.
"Kami menyadari bahwa listrik adalah jantung kehidupan masyarakat dan penggerak ekonomi. Oleh karena itu, pembangunan SUTT 150 kV ini kami persiapkan dengan sangat matang sejak tahap awal. Survei ini memastikan proyek berjalan efektif dan tepat sasaran, sehingga manfaat listrik yang andal dapat segera dirasakan secara nyata oleh masyarakat," ungkap Basuki, Selasa (5/5/2026).
Melalui kegiatan ini, PLN UIP KLT menegaskan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal, efisien, dan berkelanjutan. Dengan perencanaan berbasis data serta pelaksanaan yang terintegrasi, PLN terus memastikan setiap proyek memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan energi di Kalimantan. (*/bie)


