Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Kaltim sudah bergulir. Sebanyak 487 peserta yang mewakili Kafilah Kabupaten/Kota se-Provinsi Kaltim diperlombakan selama empat hari ke depan, di Kota Balikpapan. Siti Nurhikmah Natsir, S.Pd. menjadi salah satunya.
Menariknya, gadis asal Kota Bontang ini menjadi perserta yang tampil pertama di Majelis 2 MTQ ke-44 Provinsi Kaltim. Menjadi kontestan pertama tidak pernah terlintas dipikirannya.
Saat unjuk kemampuan, Siti mengaku sedikit panik dan grogi, saat melantunkan ayat suci Al-Quran di depan para Dewan Hakim dan penonton. Hal itu disampaikannya, seusai ia menyelesaikan babak penyisihan di Aula Rumah Jabatan (Rumjab) Wali Kota Balikpapan, Rabu (17/5/2023). "Untuk urutan pertama itu luar biasa deg-degannya. Sudah tidak fokus dan pikiran kemana-mana," ungkap Siti saat diwawancarai wartawan.
Menurutnya, seluruh perserta yang mendapat giliran pertama akan merasakan hal serupa. Dijelaskannya, MTQ berbeda dengan perlombaannya lainnya, di mana sebelum tampil ia sebelumnya harus fokus dahulu dengan Qira'at. "Tapi setelah turun dari mimbar jadinya plong dan sudah tidak ada pikiran lagi," ujarnya legah.
Meski terbilang sukses tampil, gadis kelahiran tahun 1999 itu pun mengaku sempat mengalami kendala saat unjuk kebolehan di mimbar. "Kadang lupa diriwatnya karena baca harus fokus. Dan ketika sudah di mimbar kadang ada yang lupa dan ingat," kata perempuan berusia 23 tahun itu.
Terkait kesiapan, Siti yang juga mengajar di SMP IT Daarul Hikmah Bontang telah melakukan latihan selama sebulan di Kota asalnya. Lalu dilanjutkan dengan Training Center (TC) seminggu di karantina Kota Beriman sebelum maju di Musabaqah. "Latihannya itu tilawah, kemudian mempermantap riwayat," bebernya.
"Karena di lomba ini ada tiga riwayat dan itu kesemuanya harus dikuasai. Karena kalau tampil itu nanti disuruh milih diantara tiga," tambahnya.
Kendati begitu, wanita yang hobi membaca Al Quran ini optimis dengan hasil yang diraih. Dan berharap dapat lolos serta menjadi salah satu peserta yang bersaing di babak final selanjutnya.
"Yang penting saya berharap bisa masuk final saja dulu. Saya juga sudah iktiar, usaha dan tawakal. Jadi tinggal doa saja lagi karena sudah selesai tampil, dan keputusan dewan juri. Dan Inshaa Allah dijabah Allah," pungkasnya. (lex)


