KaltimKita.com, BALIKPAPAN – Kepemimpinan Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalimantan Timur segera memasuki babak baru. Ketua POBSI Kaltim, Raymond Nirwan, memutuskan tidak kembali mencalonkan diri dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang akan digelar pada 16 Mei 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah ia menilai target utama selama masa kepemimpinannya telah tercapai, khususnya dalam mendorong prestasi atlet biliar Kaltim di level nasional.
Raymond mengungkapkan, sejak awal dirinya menerima amanah sebagai ketua atas dorongan berbagai pihak dengan tujuan mempersembahkan prestasi di ajang besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). Hasilnya, Kaltim mampu menorehkan medali dan menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa tahun terakhir.
“Capaian ini menjadi titik penting kebangkitan biliar Kaltim. Saya rasa tugas saya sudah tuntas dan bisa dilanjutkan oleh kepengurusan berikutnya,” katanya.
Di bawah kepemimpinannya, biliar Kaltim berhasil mencatatkan prestasi mulai dari Kejuaraan Nasional hingga meraih medali pada ajang PON. Tren positif tersebut diharapkan terus berlanjut melalui regenerasi kepemimpinan.
Sementara itu, panitia Musprov melalui Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) mulai membuka proses pencalonan Ketua Umum untuk masa bakti 2026–2030. Tahapan awal berupa sosialisasi persyaratan dan mekanisme pendaftaran dijadwalkan berlangsung pada 17–23 April 2026.
Pengambilan formulir pendaftaran dibuka pada 24–26 April 2026 di Sekretariat TPP, Ruko De Blossom Ville Blok E3 No.15, Balikpapan Regency, Jalan Kolonel Syarifuddin Yoes, pada pukul 10.00 hingga 15.00 WITA.
Selanjutnya, pengembalian berkas serta perbaikan dokumen berlangsung pada 27–30 April 2026, disusul tahapan verifikasi dan validasi administrasi pada 1–2 Mei 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 4 Mei 2026 sebelum dilaporkan secara resmi dalam forum Musprov pada 10 Mei 2026.
Musprov pada 16 Mei mendatang menjadi puncak rangkaian agenda, dengan penetapan calon serta pemilihan Ketua Umum baru sesuai aturan organisasi.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi biliar Kalimantan Timur di kancah nasional maupun internasional. (*/and)


