Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Semenjak dihentikannya sementara aktivitas belajar sekolah dan digantikan dengan pola belajar daring oleh Pemerintah Pusat untuk mencegahnya penyebarluasan bahaya Covid-19, hampir selama 2 tahun juga siswa dan siswi dari SD hingga SMK/SMA akan kembali mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang dimulai pada Senin (11/9/2021) di sekolah masing-masing.
Hal tesebut disebabkan oleh aktif nya pemerintah kota dan masyarakat yang bersinergi untuk menekan angka penurunan positif Covid-19, sehingga Balikpapan pun diturunkan menjadi PPKM level 2.
Pemerintah Kota Balikpapan pun memberikan kelonggaran untuk kembali menggelar PTM dengan syarat tegas, yaitu mendisplinkan Protokol Kesehatan (prokes) secara ketat dengan pembagian sesi masuk jam kelas pembelajaran dan juga menerapkan 5M.
Hal demikian disambut antusias oleh para orang tua dan murid, dikarenakan PTM dinilai lebih efektif untuk menunjang kecerdasan, walau pasalnya Disdikbud Kota Balikpapan tidak mengharuskan, namun juga memberikan pilihan untuk melaksanakan PTM atau tetap pada pola belajar daring.
Sementara itu Herman orang tua dari murid SD 006 Gunung Sari Ilir, Daffa Qarim Benzema, yang sudah sangat lama menantikan anaknya bisa kembali ke sekolah dan dapat kembali melakukan aktivitasnya dalam menuntut ilmu.
"Saya bersyukur akhirnya pemerintah kita memperbolehkan kembali anak-anak masuk sekolah, dan saya sih lebih memilih PTM daripada Daring, biar anak saya lebih cepat paham dan makin cerdas kalau langsung ketemu gurunya," ungkap Herman saat ditemui awak media.
"Ya kalau dibagi-bagi waktu masuk kelasnya juga gak apa-apa sih, yang penting anak-anak sudah mulai aktif sekolahnya," tambahnya.
Begitupun dengan Santi orang tua dari siswa SD 013 Muara Rapak, Ravin Al Fadillah, yang mengutarakan rasa suka citanya anaknya bisa masuk sekolah, apalagi semenjak masuk SD setahun lalu, iya mengaku agak sulit membagi waktu mengajarkan anaknya dengan aktivitas berjualannya.
"Anak saya sudah mau kelas 2 SD belum pernah aktif belajar disekolah, Alhamdulillah sekarang sudah bisa walau terbatas, semoga percobaan masuk sekolah ini terus lancar dan kami orang tua bisa konsen kembali dalam hari-hari berjualan mencari rejeki," harap Santi.
Adapun Daffa Qarim Benzema murid kelas 6A dari SD 006 Gunung Sari Ilir, begitu bersemangat ketika mendapat kabar dari group whatsapp sekolahnya. Yang disebutkan bahwa bagi murid yang mengikuti PTM untuk segera masuk sekolah per hari senin esok.
"Ya senang banget lah bisa sekolah lagi, langsung belajar disana, berhadapan langsung dengan guru, dan yang pastinya sudah kangen juga mau ketemu teman-teman lainnya," seru Ben sapaan karibnya. (lex)


