Kaltimkita.com, SAMARINDA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Sektor Usaha, di Ruang Mahakam, Kantor Pusat Bankaltimtara di Jalan Awang Long Samarinda, Rabu (21/6/2023).
Rakor dihadiri Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekdaprov Kaltim Ujang Rahmat, Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Kaltim Iwan Darmawan serta sejumlah pimpinan badan usaha milik daerah (BUMD) Kaltim, diantaranya dari Bankaltimtara, Perusda Melati Bhakti Satya, Perusda Bara Kaltim Sejahtera dan PT Jamkrida Kaltim.
Kepala Satuan Tugas 3 Direktorat Anti Korupsi KPK, Wahyu Hidayat mengatakan, rakor sebagai implementasi program pencegahan korupsi yang terintegrasi, dan diperlukan peran serta pemangku kebijakan dan dunia usaha untuk bersama-sama melakukan pencegahan korupsi. “Kita lakukan diseminasi panduan pencegahan korupsi pada BUMD di Kaltim,” kata Wahyu Hidayat.
Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekdaprov Kaltim Ujang Rahmat menyambut baik digelarnya Rakor Pencegahan Korupsi pada Badan Usaha di Kaltim.
“Kita harap dengan pengawasan dan pembinaan dari KPK, BUMD di Kaltim menjadi lebih mengerti dan berhati-hati dalam menjalankan aktivitas usahanya,” tandasnya. Sebagai pelaku usaha ekonomi, BUMD diharapkan dapat menjadi penggerak perekonomian daerah dan menambah pendapatan asli daerah.
Sebagai upaya menambah PAD Provinsi, Pemprov Terus memperbaiki pembangunan infrastruktur khususnya jalan mulus juga sudah dan akan terus dilakukan di ruas-ruas jalan provinsi lainnya. Seperti menuju Sebulu, Muara Badak, Muara Jawa dan Samboja, termasuk juga di kawasan utara di Sangkulirang, Kaubun dan Talisayan menuju Tanjung Redeb. “Sedangkan untuk jalan-jalan negara yang menjadi tanggung jawab APBN, seperti ruas jalan ke Kutai Barat, kita akan terus berjuang ke pemerintah pusat agar kualitas jalan di sana bisa terus ditingkatkan,” jelas Gubernur. (adv/diskominfo)


