Tulis & Tekan Enter
images

Kepala SD Kemala Bhayangkari Dr Baharuddin Mpd saat menjadi pemateri pada webinar yang dilakukan Tribun Kaltara, Jumat (23/7/2021).

Kepala SD Kemala Bhayangkari Jadi Pemateri, Pada Webinar Kekerasan Verbal Selama Belajar dari Rumah

KaltimKita.com, BALIKPAPAN  -  Kepala SD Kemala Bhayangkari menjadi pemateri dalam webinar yang dilakukan Tribun Kaltara, Jumat (23/7/2021). Pakar dan Praktisi Pendidikan ini memaparkan tentang anak. Sesuai dengan tema yang diangkat yakni  hindari kekerasan verbal selama belajar dari rumah. Ya webinar tersebut turut dihadiri secara langsung oleh Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali. 

Memang webinar ini terlaksana sekaligus memperingati hari anak nasional yang jatuh pada hari ini. 

Dalam pemaparan nya, Dr Baharuddin Mpd mengatakan berbicara tentang kekerasan verbal selama belajar dari rumah, sejatinya anak merupakan investasi dunia akhirat. Tentu, seorang pribadi yang merdeka dan paling berharga. Mereka wajib di didik sesuai keinginan bukan hawa nafsu.

”Karena sejatinya, anak akan mengimuti tingkah laku orang tua bukan nasehat nya. Anak menginginkan waktumu lebih dari segalanya. Sesuai pesan Ali Bin Abi Thalib  yakni didiklah anakmu sesuai zaman nya karena mereka hidup bukan di zaman mu,“ jelas Dr Baharuddin Mpd dalam webinar.

Nah, jika terjadi kekerasan pada anak, kata dia akan mengakibatkan kerusakan pada otak. Ia pun memberikan tips mencegah kekerasan verbal

pada anak. Diantaranya mengajarkan pengelolaan emosi, mengajarkan makna emosi, tunjukan sikap positif, jangan biarkan hubungan renggang dan biarkan anak jadi diri sendiri.

”Biasanya penyeban melakukan kekerasan karena kemiskinan, stres, isolasi sosial. Maka dari itu, saat emosi hindari kontak dengan anak,

lakukan stabilisasi, komentar positif pada situasi negatif. Karena hakikatnya orang tua berkewajiban mengasuh, mendidik, dan melindungi anak, tumbuh kembang anak sesuai kemampuan nya,“ jelasnya.

Dijelaskan konsep ramah anak sangat tepat agar menghindari kekerasan verbal. Dengan begitu, anak senang, guru tenang dan orang tua bahagia.

”Itu konsep yang dilakukan di SD Kemala Bhayangkari dan berhasil mendapatkan penghargaan sekolah ramah anak,“ akunya.

Sementara itu, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali dalam sambutan nya mengimbau para orang tua untuk mendampingi anak nya belajar dengan penuh kesabaran. Dengan keterbatasan ilmu dan waktu, tentu stres sehingga muncul sikap kasar dan kekerasan dilakukan tidak hanya fisik tapi juga verbal berupa ucapan.

“Anak kelak sebagai penerus bangsa, cerdas dan miliki integritas. Ini selaras dengan UU Perlindungan anak. Jadi para orang tua harus bersabar dalam mengasuh dan merawat anak nya terutama dalam hal pembelajaran,“ jelas Ibrahim Ali. (and)

 

 


TAG

Tinggalkan Komentar

//