Kaltimkita.com, SAMARINDA – Melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ketahanan Ekonomi, Sosial dan Budaya se Indonesia menjelang Pemilu 2024 di Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor memastikan Benua Etam mempertahankan kondusifitas daerah.
Karena itu, Provinsi Kaltim mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebab, kondusifitas yang terpelihara membawa masyarakat menciptakan sikap toleransi yang penuh kekeluargaan. “Provinsi Kaltim miniaturnya Indonesia. Posisi wilayah yang di tengah-tengah, membuat Benua Etam ini sebagai pemersatu Indonesia. Kami sangat berterimakasih kepada Presiden Joko Widodo telah menetapkan dan memilih
Kaltim sebagai lokasi IKN. Insyaallah rakyat Kaltim terus berupaya mempertahankan kondusifitas daerah,” ungkap Gubernur Isran Noor di sela-sela kegiatan didampingi Kepala Kesbangpol Kaltim H Sufian Agus, Kepala Dinas Sosial Kaltim H Andi Muhammad Ishak dan Kepala DKP3A Hj Noryani Sorayalita.
Menurut Gubernur Isran, kondusifitas ini sebagai bukti Provinsi Kaltim selalu membangun sinergitas dengan berbagai pihak, terutama Forkopimda Kaltim maupun kabupaten dan kota hingga regional Kalimantan. Karena itu, sesuai arahan Mendagri Muhammad Tito Karnavian, agar Pemerintah Daerah perlu melakukan sinergi dengan semua pihak, dalam membangun ketahanan sosial, ekonomi dan budaya, apalagi menjelang Pemilu 2024.
“Alhamdulillah, di Kaltim semua selalu bersyukur. Karena, meski kondisi yang heterogen sangat tinggi, yakni semua suku bangsa, agama dan berbagai jenis budaya ada. Tetapi, mampu bersatu. Bahkan, masyarakat lokal selalu menerima siapa saja yang datang. Insyallah apa yang diperintahkan Mendagri Tito, Kaltim siap taat,” ungkapnya.
Terkait tenaga kerja pembangunan IKN, tambahnya, dalam berbagai kesempatan sudah disampaikan bahwa dalam melaksanakan pekerjaannya, mereka harus mendapat perlindungan penuh, baik dalam aspek keselamatan kerja, kesehatan, bahkan kesejahteraannya.“Jumlah pekerja diperkirakan mencapai 250 ribu orang. Saya ingin mereka dapat bekerja dengan rasa aman dan sejahtera pribadi maupun keluarga, tegasnya. (adv/diskominfo)


