Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Menyambut momentum Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026, Dinas Perdagangan Kota Balikpapan mulai menyiapkan program pasar murah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok di masyarakat.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.
Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar mengatakan program tersebut akan dilaksanakan seperti halnya pada momen sebelumnya. “Sama seperti Idulfitri, jelang Iduladha kami juga akan menyiapkan program pasar murah,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan, tahap awal yang dilakukan adalah berkoordinasi dengan distributor dan pemasok bahan pangan guna memastikan ketersediaan stok tetap aman.
“Kami akan berkoordinasi dengan distributor untuk memastikan stok cukup dan harga tetap stabil saat kebutuhan masyarakat meningkat,” katanya.
Dalam program pasar murah ini, masyarakat akan mendapatkan berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar. Komoditas yang disiapkan meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, serta kebutuhan pokok lainnya.
“Komoditas yang disediakan adalah bahan pokok yang sering mengalami kenaikan harga saat momen hari besar, sehingga kami hadirkan dengan harga yang lebih bersahabat,” jelasnya.
Menurutnya, meskipun peningkatan konsumsi saat Iduladha tidak sebesar saat Idulfitri, namun pemerintah tetap perlu melakukan langkah antisipatif.
“Memang tidak sebesar Idulfitri, tapi tetap ada peningkatan kebutuhan masyarakat. Karena itu kami siapkan intervensi melalui pasar murah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus stabilitas ekonomi daerah.
“Pasar murah ini bukan hanya soal harga, tapi juga upaya menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil,” katanya.
Untuk memastikan manfaatnya dirasakan luas, pasar murah akan digelar di seluruh wilayah Balikpapan.
“Sama seperti Idulfitri, pasar murah Iduladha nantinya juga akan hadir di tiap kecamatan, sehingga masyarakat lebih mudah menjangkaunya,” pungkasnya. (ref/ adv diskominfo Balikpapan)


