Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Siloam Hospitals Balikpapan merupakan salah satu dari 41 rumah sakit yang tergabung di Siloam Hospitals Group.
Ya, rumah sakit swasta Tipe B ini, sekarang memiliki 200 tempat tidur. Dan terkait dukungan dan kesiapan dalam pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim, Siloam Hospitals Balikpapan sejatinya akan menambah jumlah kamar, menguprade segala faslitas dan meningkatkan pelayanan.
"Dan untuk menyambut IKN nanti akan bertambah menjadi 250 tempat tidur di mana sudah disediakan ruangan dan tinggal dirapihkan," kata Direktur Siloam Hospitals Balikpapan, dr. Danie Poluan, M. Kes, Selasa (20/12/2022).
Kemudian, lanjut dr. Danie, Siloam Hospitals Balikpapan pun berusaha melengkapi fasilitas pelayanan dasar, ruang operasi, dan fasilitas pendukung lainnya. Di mana yang sudah eksis saat ini di antaranya CT Scan 128 slice dan MRI berkekuatan 1,5 Tesla.
"Kami akan terus memperbaiki SDM dokter selama proses pembangunan IKN, di mana saat ini Siloam Hospitals Balikpapan memiliki 103 dokter, di mana 89 orang ada dokter spesialis dan 34 dokter spesialis full time alias hanya bekerja di Siloam Hospitals Balikpapan dengan 7 dokter sub spesialis," sambungnya.
Dengan begitu, Siloam Hospitals Balikpapan berupaya memberikan seluruh pelayanan kesehatan, dari pelayanan dasar sampai sub spesialis. Ada tiga yang menjadi unggulan yakni pelayanan jantung, ortopedi, dan urologi.
Selanjutnya, kata dia, ke depan akan lebih dikembangkan pelayanan onkologi dan kemoterapi yang sudah eksis di Siloam Hospitals Balikpapan.
"Dan di 2024-2025 akan masuk ke pelayanan radioterapi dengan menyediakan fasilitas linac untuk pengobatan kanker," tambahnya.
dr. Danie memaparkan, untuk pelayanan jantung, Siloam Hospitals Balikpapan memiliki tiga dokter full time dan part time. Dan pada Januari 2021 lalu sudah melayani operasi jantung terbuka sehingga masyarakat tidak perlu ke luar daerah.
"Bahkan di 2023 mendatang, pelayanan operasi jantung terbuka ini sudah bisa diakses menggunakan BPJS Kesehatan," bebernya.
Lalu, untuk pelayanan ortopedi, Siloam Hospitals Balikpapan juga didukung pelayanan bedah syaraf di mana ada dokter full time yang mampu menangani mulai dari kepala, tulang belakang hingga yang berkaitan dengan tumor.
"Untuk kasus yang paling sulit pun, Siloam Hospitals Group memiliki tim dokter bedah syaraf yang siap datang ke Balikpapan lengkap dengan peralatannya untuk melaksanakan operasi," tegasnya.
Dan mengenai pelayanan urologi, Siloam Hospitals memiliki metode pengobatan batu ginjal paling banyak saat ini dengan metode extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL), percutaneous nephrolithotomy (PCNL) dan laser holmium untuk pengobatan batu ginjal.
Dijelaskannya, Siloam Hospitals Balikpapan juga memiliki tim medical evacuation yang selama ini bertugas melayani tidak hanya di Indonesia namun juga di luar negeri.
"Selain itu, ketika ada kunjungan Presiden Joko Widodo ke Titik Nol IKN beberapa waktu lalu, Siloam Hospitals Balikpapan dipercaya dengan mendirikan ICU mini di ring satu tempat Presiden Joko Widodo menginap di IKN," ungkap dr. Danie.
Dia menambahkan, semua itu merupakan upaya dan bentuk dukungan Siloam Hospitals Group khususnya Balikpapan dalam mendukung pemerintah di bidang kesehatan, khususnya ketika IKN sudah berjalan nanti. (*/lex)


