Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Kiprah Forum Duta Wisata Balikpapan (FDB) kembali mendapat sorotan positif di momentum Hari Sumpah Pemuda 2025.
Bukan hanya menorehkan prestasi sebagai Organisasi Kepemudaan Berprestasi Kota Balikpapan, FDB juga berhasil mengantarkan dua anggotanya, Muhammad Fadil dan Dwie Arum Meynina, mewakili Kalimantan Timur dalam ajang Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2025. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa forum ini telah berkembang menjadi wadah pembinaan generasi muda yang konsisten mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan keberhasilan FDB menunjukkan, organisasi kepemudaan di Balikpapan telah bertransformasi menjadi ruang belajar yang produktif dan profesional. "Ini membuktikan mereka mampu memanajemen organisasi dengan baik. Apa pun kegiatannya, mereka bisa mengemas secara kreatif dan terstruktur," ungkap Ratih, Minggu (2/11/2025).
Menurutnya, penghargaan yang diterima FDB bukan semata simbol apresiasi, tetapi hasil dari kerja panjang para anggotanya dalam membangun ekosistem kegiatan pemuda yang terarah.
"Semangat dan sinergi pemuda Balikpapan sudah tumbuh ke arah yang positif. FDB menjadi contoh nyata bagaimana sebuah forum bisa melahirkan kegiatan yang kreatif, edukatif, dan berdampak langsung pada masyarakat," sebutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ratih juga mengumumkan secara resmi keberangkatan dua perwakilan Kalimantan Timur, Muhammad Fadil dan Arum, ke ajang nasional. "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Arum dan Fadil goes nasional di Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2025, secara resmi saya nyatakan dibuka," imbuhnya.
Ia mengungkapkan, Balikpapan juga dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggara Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2025, dan hal ini merupakan sebuah kepercayaan yang jarang diberikan ke daerah.
"Kita patut bersyukur karena Balikpapan menjadi penyelenggara. Dari 38 provinsi dan ratusan kabupaten kota di Indonesia, tentu tidak mudah mendapatkan kesempatan ini. Ini menandakan kesiapan Balikpapan sebagai kota kreatif, kota wisata, dan kota inovatif," urai Ratih.
Dukungan juga datang dari Ketua Adwindo Kalimantan Timur, Dwie Arum Meynina, yang menegaskan bahwa keberhasilan FDB menjadi bukti kemampuan pemuda daerah dalam membangun citra pariwisata Kaltim di level nasional.
"Keluarga besar pariwisata Kalimantan Timur menaruh harapan besar pada Fadil dan Arum. Kami tidak hanya berharap mereka menang, tapi juga membawa visi pariwisata inklusif dan masa depan Kaltim yang lebih terbuka," tutur Arum.
Ia menilai, Fadil merupakan salah satu figur muda yang aktif menginisiasi kegiatan inklusif di bidang pariwisata dan sosial.
"Kontribusinya nyata, terutama dalam pengembangan pariwisata inklusif. Kami memberi dukungan penuh agar keduanya bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional," ujarnya.
Bagi Arum, keberhasilan FDB dan para dutanya menjadi sinyal bahwa regenerasi pariwisata Balikpapan tengah berjalan di jalur yang tepat. "Di tangan pemuda yang tak hanya tampil di panggung, tapi juga bergerak membangun ruang-ruang kreatif bagi masyarakat," pungkasnya. (lex)


