Kaltimkita.com, BONTANG– Program fasilitasi intensifikasi dan integrasi pelayanan KBKR wilayah khusus di Kota Bontang sukses digelar di lamin kodim Selasa (23/7/2024). Rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional ke-31 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur itu dikemas dengan pemberian makanan tambahan dan sosialisasi KB pasca persalinan dan 1000 hari pertama Kehidupan dengan menyasar calon pengantin, Ibu hamil dan keluarga Baduta.
Acara itu dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Sunarto, Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Bontang Eddy Forestwanto, perwakilan Dandim Bontang dan Polres Bontang.
Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Sunarto mengatakan Hari Keluarga Nasional adalah momen yang sangat penting bagi semua , di mana diingatkan peran vital keluarga dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing.
“Tema peringatan Harganas ke- 31 tahun ini, "Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas", mencerminkan komitmen kita dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga Indonesia menuju tahun 2045, saat kita merayakan 1 abad kemerdekaan Indonesia,” terangnya.
Pada tahun 2023, kata dia, pihaknya telah berhasil menunjukan hasil kinerja Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang cukup baik. Hal ini terlihat dari pencapaian IKU Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur tahun 2022 dibandingkan tahun 2023.
Rinciannya, penurunan unmet need KB dari 20,7% pada tahun 2022 menjadi 16,7% di tahun 2023; peningkatan mCPR dari 51,5% menjadi 54,6%;
Peningkatan PA MKJP dari 22,8% menjadi 24,1%; Total fertility rate (TFR) 2,18 dan dibawah rata-rata nasional, serta Penurunan ASFR 15-19 tahun dari 22,8 kelahiran menjadi 21,9 kelahiran.
“Kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada para Pengelola program KB, pemerintah daerah, organisasi profesi dan para mitra kerja seluruhnya, atas kerjasamanya yang baik, kolaborasi dan partisipasinya dalam mendukung penyelenggaraan program Bangga Kencana yang telah dilakukan selama ini termasuk di Bontang,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia menyebutkan terkait kegiatan intensifikasi dan integrasi pelayanan KBKR wilayah khusus Bontang ini telah dilakukan pelayanan KB MKJP di 3 kecamatan Kota Bontang termasuk di wilayah pesisir dan pulau-pulau sekitar Kota Bontang yang diadakan di pulau Selangan pada 21 Juli 2024 yang lalu.
“Alhamdulillah, target pelayanan KB sebanyak 100 akseptor MKJP telah tercapai 100% pada hari ini. Sekali lagi, ini menunjukan komitmen dan kolaborasi kita bersama untuk mensukseskan program Bangga Kencana di Bontang dan Kaltim,” imbuhnya.
BKKBN tahun 2024, sebut dia, merumuskan empat bidang program sebagai kegiatan prioritas. Keempat kegiatan prioritas tersebut sejalan dengan visi dan misi BKKBN yakni menciptakan keluarga berkualitas serta menjaga pertumbuhan penduduk yang seimbang. Keempat program prioritas, dimaksud terdiri dari percepatan penurunan stunting, percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, optimalisasi kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), dan program Bangga Kencana.
“Program KB yang tepat juga dapat membantu dalam merencanakan keluarga. Memberikan jeda yang cukup antara kehamilan, memungkinkan ibu untuk pulih sepenuhnya dan memastikan bahwa bayi mendapatkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangannya yang optimal. Disinilah, KB pascapersalinan dalam 42 setelah melahirkan memegang peranan penting dalam pencegahan stunting,” tutupnya. (one)


