Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Astra Motor Kaltim 1 mengimbau para pengguna sepeda motor untuk menghindari kebiasaan menahan rem sambil membuka gas saat berada di tanjakan. Meski terlihat aman dan praktis, kebiasaan ini justru dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi performa, keselamatan, dan usia pakai sepeda motor.
Aditya Wicaksana selaku PIC Safety Riding Astra Motor Kaltim 1 menjelaskan bahwa menahan rem saat gas dibuka membuat sistem pengereman dan mesin bekerja tidak semestinya. Kondisi ini memicu panas berlebih serta mempercepat keausan sejumlah komponen penting.
Adapun dampak yang dapat ditimbulkan antara lain kampas rem cepat aus dan overheat, karena rem dipaksa menahan dorongan mesin sehingga terjadi gesekan ekstrem. Selain itu, terdapat risiko rem blong, di mana panas berlebih dapat menurunkan daya cengkeram rem dan membahayakan pengendara.
Untuk sepeda motor matic, kebiasaan ini juga berpotensi menyebabkan CVT dan kopling ganda cepat rusak. Komponen seperti belt, roller, dan kopling bekerja pada suhu tinggi sehingga memicu getaran, selip, dan keausan lebih cepat. Tak hanya itu, mesin menjadi lebih terbebani dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena tenaga mesin tidak tersalurkan secara efektif. Tanda lainnya yang sering muncul adalah bau gosong dan getaran, yang menandakan adanya overheating pada sistem rem maupun CVT.
Sebagai langkah pencegahan, Astra Motor Kaltim 1 membagikan beberapa tips aman berkendara di tanjakan, antara lain:
Gunakan rem belakang seperlunya dan jangan ditahan terlalu lama
Buka gas secara bertahap dan lepaskan rem saat motor mulai bergerak untuk motor matic, manfaatkan fitur Idling Stop System (ISS) saat berhenti untuk motor manual, gunakan kopling dengan tepat dan hindari setengah kopling terlalu lama.
Astra Motor Kaltim 1 juga mengajak seluruh pengguna sepeda motor Honda untuk rutin melakukan pemeriksaan berkala di AHASS guna memastikan performa, keselamatan, dan umur pakai sepeda motor tetap optimal.
Dengan menerapkan cara berkendara yang benar, pengendara tidak hanya menjaga kondisi motor tetap prima, tetapi juga meningkatkan keselamatan di jalan. (*)


