KALTIMKITA.COM, SANGATTA - Sebelum diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) khususnya di Kabupayen Kutai Timur maka dalam memberikan suri tauladan positif kepada masyarakat maka anggota dewan sudah lebih dulu melakukan 2 kali tahapan suntik vaksinasi "sinovac" dalam memutus mata rantai penularan covid - 19 Kutim.
Hal ini dipertegas Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan, SE., M.Si yang baru saja diwawancarai oleh media. Menurutnya pada pelaksanaan suntik vaksin lalu merupakan salah satu upaya membantu pemerintah untuk menekan jumlah korban terkena wabah Covid-19.

Yang mana diketahui, Kutim saat ini merupakan salah satu penderita terbanyak. Data terbaru saat ini untuk Kutim ialah 7.122. Meninggal 98 orang, dan sembuh 6.470.
“Alhamdulillah berjalan lancar dan sukses suntik vaksin yang dilakukan di Gedung Serba Guna. Semoga saja semua aman,” jelas Arfan.
Arfan berharap, Covid di Kutim segera berakhir. Sehingga aktivitas dapat kembali dilaksanakan seperti biasa. “Kita berdoa saja, agar covid segera berlalu,” katanya. (adv/aji / rin)


