KALTIMKITA. COM, SANGATTA - Saat turun langsung menyambangi pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) terutama di Kecamatan Bengalon, Ketua DPRD Kutim Joni, S.Sos masih saja mendapati wilayah yang belum teraliri pasokan listrik PLN secara maksimal.
Joni juga heran di beberapa desa yang tersebar pada wilayah kecamatan Bengalon memang didapati ada aliran kabel listrik membentang beberapa tiang PLN akan tetapi mengapa belum teraliri.

"Apakah itu intalasi aliran tersebut menang lainnya di peruntukan bagi desa tersebut atau bagaimana ini," ucap ketua Dewan Kutim ini.
“Mereka sudah menghadap kepada pihak PLN. Karena tidak ada tiangnya, akhirnya belum terealisasi. Padahal di beberapa desa tidak menggunakan tiang milik PLN tapi bisa. Meskipun hanya menggunakan tiang dari kayu ulin” beber Joni.

Joni menegaskan bahkan saking antusiasnya, kata dia, mereka sampai menghibahkan kabel kepada PLN. Kabel itu dulu digunakan untuk penerangan yang dikelola Bumdes dengan tiang ulin.
“Bahkan sudah terbentang. Tinggal aliran listriknya saja yang harus diperjuangkan. Apalagi instalasi dari rumah ke rumah sudah ada,” tuturnya.
“Masyarakat mengeluh, kenapa ada yang bisa ada yang tidak. Padahal jaraknya hanya ratusan meter. Sekarang warga masih menggunakan generator seat. Biaya operasinalnya besar,” pungkas Joni mewakili suara masyarkat. (adv/aji/rin)


