Tulis & Tekan Enter
images

Pastor, Frater serta Suster di Balikpapan disuntik vaksin Covid-19

Pastor, Frater Serta Suster di Balikpapan Divaksin Covid-19

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Badai pandemi virus Corona atau Covid-19 belum juga berlalu, termasuk di Kota Balikpapan. Mereka yang terkonfirmasi positif pun masih bertambahkan disetiap harinya.

Hingga kini, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan jumlah warga yang positif terjangkit virus mematikan ini sudah mencapai 13.669 kasus.

Ada pun yang masih dalam perawatan sebanyak 338 orang. Kemudian yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.033, sembuh 11.802 dan meninggal dunia 496.

Untuk membendung penularan, berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Termasuk yang saat ini sedang digencar, yakni vaksinasi Covid-19 yang dilakukan secara bertahap.

Pada Kamis (4/3/2021), sejumlah Pastor, Frater, Suster serta beberapa dari Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Balikpapan berkesempatan mendapatkan vaksinasi yang berlangsung di RS Restu Ibu Balikpapan.

Salah satunya adalah Pastor Huvang Hurang MSF. Tanpa ragu, Pastor yang kini berusia 78 tahun itu menerima suntikan yang berisi cairan vaksin dosis pertama itu.

"Setelah divaksin saya tidak merasa apa-apa baik saja. Seperti biasa biasa saja," kata Pastor Huvang kepada awak media.

Ia mengaku tidak khawatir dengan sejumlah kabar miring terkait vaksin Sinovac itu. "Ada kabar vaksin itu belum teruji dan sebagainya. Tapi saya pribadi dan teman-teman yang lain yakin bahwa pemerintah itu tidak mungkin memberikan yang tidak baik untuk masyarakat. Maka dari itu kami sangat siap untuk divaksin Covid-19," ujarnya.

Sebelumnya, lanjut Pastor Huvang, pihaknya sudah mendapat edaran dari Keuskupan untuk menyetujui adanya vaksinasi. Sebab ini adalah sesuatu yang sangat penting bagi kesehatan.

"Dengan adanya vaksinasi ini itu berarti kita mempunyai sesuatu kekuatan untuk melawan Covid-19 ini. Oleh karena itu kami sangat mendukung pelaksanaan vaksinasi ini," ungkapnya.

Ia pun mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk vaksinasi ini, serta menghimbau kepada umat katolik di Balikpapan untuk bersedia divaksin.

"Sejauh ini saya belum dengar ada umat katolik yang tidak mau atau menolak divaksin. Justru mereka sangat mengharapkan, kapan mendapat vaksinasi," tuturnya.

Senada disampaikan oleh Pastor Gunawan MSF. Usai divaksin dirinya tidak merasakan apa-apa. Itu membuktikan bahwa pemerintah sungguh-sungguh memberikan yang terbaik untuk keselamatan masyarakat.

"Kami percaya dengan program pemerintah dan mendukung penuh adanya vaksinasi ini. Semoga berjalan dengan baik serta semua masyarakat secara adil mendapatkan vaksin ini," pungkasnya. (an)



Tinggalkan Komentar

//