Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Kapolsek Balikpapan Utara Kompol M. Rezsa A melakukan pengecekan langsung ke lokasi kebakaran di Jalan Karang Jati, Gang Dji Sam Soe, RT 18, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 17.10 WITA.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan situasi di lokasi kebakaran tetap aman dan kondusif setelah peristiwa tersebut.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan pelayanan serta perlindungan kepada masyarakat terdampak.
Kapolsek Balikpapan Utara Kompol M. Rezsa A turun langsung meninjau kondisi lokasi kebakaran sekaligus memantau situasi di lingkungan warga yang terdampak.
Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Wakapolsek Balikpapan Utara AKP Bj. Susilo, Kanit Intel IPTU Suyono Hadi Wibowo, Kanit Binmas IPDA Yudi Arifian, Kanit Propam AIPTU Eko H, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Jati Brigpol Sulistyo.
Dari unsur pemerintah kelurahan, kegiatan pengecekan juga dihadiri Sekretaris Kelurahan Karang Jati M. Saleh, Kepala Seksi Trantib Ngatijan, petugas Puskessos Karang Jati Hasnah, serta Ketua RT 18 Hadi Wiyono.
“Kami melakukan pengecekan lokasi kebakaran di Jalan Karang Jati, Gang Dji Sam Soe RT 18, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah,” ujar Kompol Rezsa.
Selain memantau kondisi pascakebakaran, Kapolsek juga menyerahkan bantuan sosial secara langsung kepada salah satu korban kebakaran, Wahyu.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah.
"Kami memastikan kondisi di lokasi kebakaran dalam keadaan aman," imbuh Kompol Rezsa.
Proses pengecekan lokasi serta penyaluran bantuan dilakukan bersama unsur kelurahan dan perangkat wilayah setempat.
Ditanya soal penyelidikan, diketahui sejauh ini kepolisian telah memeriksa 4 orang saksi untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Karang Jati RT 18, Kelurahan Karang Jati, Balikpapan Tengah, Selasa (24/3/2026) sore.
Insiden itu menghanguskan satu rumah dan merusak tiga rumah lainnya sehingga berdampak pada 9 kepala keluarga atau sekitar 25 jiwa, termasuk 3 balita dan 6 anak-anak.
Rumah milik Muhammad Sahrul (60) mengalami kerusakan berat dengan dampak pada 3 KK atau 13 jiwa, sementara tiga rumah lain milik Titus Wahyu (53), Suradi (50), dan Erna (60) mengalami kerusakan ringan.
Petugas menerima laporan pada pukul 16.55 WITA, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.58 WITA, dan situasi dinyatakan aman pada pukul 18.25 WITA. (zyn)


