Kaltimkita.com, PENAJAM- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) rutin melakukan pemeriksaan malaria terhadap pekerja proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Penajam. Anggota Pengelola Program Etimologi Kesehatan Dinkes PPU, Ponco Waluyo mengatakan, skrining atau pemeriksaan terhadap ribuan pekerja proyek IKN untuk mencegah penularan penyakit malaria.
“Skrining malaria rutin dilakukan terhadap pekerja proyek IKN dan warga PPU yang berada di wilayah rawan malaria,” kata Ponco Waluyo, Senin (17/6/2024).
Ponco Waluyo mengungkapkan, Dinas Kesehatan telah membentuk kader malaria untuk membantu mendeteksi dan pencegahan malaria di Benuo Taka. Saat ini ada 43 kader yang telah diberi pelatihan pencegahan dan deteksi potensi terjadinya penularan malaria. Selain itu, ada juga 12 tenaga kesehatan dan karyawan perusahaan yang mengerjakan proyek pembangunan infrastruktur IKN telah dibekali kemampuan skrining malaria.
“43 kader malaria yang telah mendapat pelatihan itu tersebar di kelurahan/desa yang rawan malaria,” terangnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga memprogramkan pembagian kelambu untuk pencegahan malaria di PPU. Warga yang berada di kawasan rawan malaria dibagikan kelambu setiap tahun.
“Biasanya kelambu itu bantuan dari Kementerian Kesehatan. Kemudian Dinas Kesehatan mendistribusikan ke warga melalui Puskesmas,” pungkasnya. (Adv)


