Tulis & Tekan Enter
images

H. Kamaruddin Ibrahim

Butuh Perencanaan Matang Pemerintah Kota, Haji Acco Optimis Perjuangkan Bankeu Maksimal ke Balikpapan

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Meski Provinsi Kalimantan Timur memiliki APBD sebesar Rp 76 Triliun atau nomor dua tertinggi se-Indonesia setelah DKI Jakarta, namun Bantuan Keuangan (Bankeu) Kaltim ke Kota Balikpapan terbilang minim dibandingkan dengan sembilan Kabupaten/Kota lainnya.

Hal tersebut menjadi sorotan bagi Anggota DPRD Balikpapan, H. Kamaruddin Ibrahim. Menurutnya, Balikpapan justru harusnya menerima Bankeu yang besar ketimbang Daerah lain, apalagi Kota Beriman kini telah menjadi beranda Ibu Kota Nusantara (IKN) sehingga dibutuhkan pengembangan infrastruktur.

“Bankeu itu lebih banyak ditarik ke Samarinda. Bahkan Bankeu Balikpapan itu kalah dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser,” ucapnya saat ditemui media di Gedung DPRD Balikpapan, Selasa (7/5/2024).

Ya, walau maju sebagai Anggota DPRD Provinsi Kaltim Dapil Balikpapan diperiode 2024-2029, Haji Acco sapaan karibnya mengaku optimis demi mewujudkan hal tersebut, meski membutuhkan perjuangan untuk membawa Bankeu yang maksimal ke Kota Balikpapan.

“Inshaa Allah saya dan Anggota DPRD Kaltim lainnya optimis. Walau saya tidak tau berapa nilai Bankeu Balikpapan, tapi saya akan memilih komisi yang membidangi infrastruktur supaya bisa membawa kemajuan Kota Balikpapan,” katanya optimis.

Dengan demikian, politisi Nasdem itu pun berharap agar Pemerintah Kota Balikpapan juga dapat menyiapkan perencanaan dan DED yang matang, agar mendapat prioritas Bankeu dari Pemerintah Provinsi.

Disebabkan, ungkapnya, untuk Kabupaten lain yang menerima tambahan anggaran sudah memiliki banyak program-program pengembangan infrastruktur dan lainnya.

“Jangan sampai kami ini yang sudah maju jadi Anggota DPRD Provinsi Kaltim juga tidak membawa perencanaan dan DED yang matang untuk mengalirkan Bankeu ke pembangunan Kota Balikpapan,” ucapnya.

“Kami (DPRD Kaltim, red) ini ibaratnya memperjuangkan bankeu itu untuk bisa ditambahkan, agar pembangunan di Balikpapan bisa maju. Karena sudah seharusnya Balikpapan penyangga IKN mengembangkan infrastrukturnya seperti pembangunan jalan. Jadi jangan sampai Daerah kita juga tidak siap dengan tambahan Bankeu nanti yang diberikan,” tutupnya. (lex)


TAG

Tinggalkan Komentar

//