Tulis & Tekan Enter
images

FOTO: Salah satu angkutan bus yang membawa jemaah haji kloter 1 asal Samarinda dari Embarkasi ke Bandara SAMS Balikpapan.

Batal Terbang ke Tanah Suci, Jemaah Kloter 1 Asal Samarinda Baru Terdeteksi Hamil Jelang Detik-detik Keberangkatan

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Dari 360 kuota jemaah haji kloter 1 Embarkasi Balikpapan, satu orang batal berangkat karena terdeteksi hamil saat pemeriksaan kesehatan terakhir.

Keberangkatan perdana musim haji 2026 dari Bandara Internasional SAMS Sepinggan Balikpapan, Minggu malam (26/4/2026), akhirnya hanya membawa 359 jemaah.

Ketua PPIH Embarkasi Balikpapan, Mohlis Hasan, menjelaskan jemaah berusia 27 tahun itu dinyatakan tidak memenuhi syarat medis untuk terbang.

"Berangkat kecuali satu. Itu hamil yang secara medis tidak boleh berangkat," ujarnya.

Usia kehamilan jemaah tersebut diperkirakan 5 hingga 6 minggu. Kondisi itu tidak terdeteksi pada pemeriksaan kesehatan awal, dan baru diketahui saat inspeksi terakhir sebelum keberangkatan.

Meski batal berangkat, jemaah yang bersangkutan menerima keputusan itu dengan lapang dada.

"Jemaah tersebut sudah ikhlas dan berencana berangkat pada musim haji tahun depan," tandas pejabat Kakanwil Kemenag Kaltim tersebut. 

Diketahui, sebanyak 359 jemaah haji Kloter 1 asal Samarinda berangkat dari Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan menuju Madinah pada Minggu malam (26/4/2026).

Penerbangan menggunakan pesawat Airbus A330-900 milik Garuda Indonesia.

Bandara menyiapkan keberangkatan hingga pukul 21.30 WITA, termasuk pengisian bahan bakar, pemasangan garbarata, dan pengamanan.

Tahun ini jemaah tidak lagi menggunakan tangga manual, melainkan boarding lewat garbarata untuk meningkatkan kenyamanan, terutama bagi lansia.

Jalur jemaah dipisah antara reguler dan berkebutuhan khusus guna menjaga kelancaran, keamanan, dan kualitas pelayanan. (zyn)



Tinggalkan Komentar

//