Tulis & Tekan Enter
images

Balikpapan Masih Dihantui Banjir, Air Menggenangi Jalan hingga Lutut

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Langganan banjir. Itulah yang kembali melanda Kota Balikpapan belakangan inu. Hujan deras mengguyur Kota Balikpapan sejak Senin (26/8/2024) malam hingga Selasa (27/8/2024) membuat sejumlah kawasan terendam banjir. Kawasan Beller, Kelurahan Damai, Balikpapan Tengah, pun masih menjadi daerah langganan. 

Banjir terlihat mulai menggenangi kawasan Jalan MT Haryono tepatnya mulai dari Simpang Beruang Madu hingga menuju Simpang Beller. Titik terparah di sepanjang kawasan ini terjadi di Gang Mufakat I dan pemukiman warga di Beller. 

Dimana pada beberapa titik, banjir mencapai ketinggian pinggan orang dewasa, sementara pada titik lainnya mencapai lutut orang dewasa. 

"Air di sini sampai sebatas lutut," kata Riski warga yang tinggal di Jalan Beller. 

Riski mengungkapkan, bahwa air mulai naik sejak Selasa pagi. Guyuran hujan yang tak kunjung mereda hingga siang hari pun sempat merendam halaman rumahnya. "Gak sampai masuk rumah, cuma di jalan depan aja. Cuma kendaraan aja gak bisa lewat," ujarnya. 

Sementara di Gang Mufakat I, air juga merendam kawasan tersebut hingga selutut orang dewasa. Jalan yang menuju salah satu sekolah SD yang berada dilokasi tersebut pun terendam. Kondisi tersebut membuat pelajar sekolah pun tak bisa keluar.  

Mengetahui kondisi tersebut, Personel Ditpolairud Polda Kaltim pun turun langsung untuk membantu warga masyarakat yang hendak mengantar anaknya untuk belajar. 

Satu persatu para pelajar sekolah ini dihantarkan menuju sekolah dengan cara digendong. Bahkan personel polisi pun menjemput para pelajar dari rumahnya. 

"Itu sudah hal yang wajar, sesuai dengan tugas polisi, mengayomi dan membantu masyarakat, terlebih saat ada musibah seperti ini,” ungkapnya.

Tak hanya, jajaran Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim juga turut menurunkan Tim SAR atau regu pencariannya untuk membantu melakukan evakuasi warga, terutama warga yang berada dikawasan Jalan Beller. 

“Debit air cenderung meninggi pada siang hari sehingga anggota melakukan penyisiran ke lokasi banjir mencari warga yang mau dievakuasi,” kata Danyon A Pelopor, Kompol Iwan Pamuji. 

Guna membantu warga bila kemudian debit air kian meninggi nantinya, sejumlah personel pun bakal disiagakan. (bie)

 


TAG

Tinggalkan Komentar

//