Tulis & Tekan Enter
images

Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Hatta Umar

Anggota DPRD Balikpapan Prihatin Sering Terjadinya Tawuran Remaja

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Hatta Umar, sangat menyayangkan sekali aksi tawuran remaja atau perang sarung yang belakangan ini sering terjadi di Kota Balikpapan. Apalagi peristiwa tersebut dilakukan ditengah bulan suci Ramadan.

Menurutnya, para orang tua sejatinya harus lebih sering memberikan bimbingan serta nasehat kepada anak-anaknya, sehingga dapat membedakan perbuatan yang benar dan salah.

"Jadi saya himbau kepada para orang tua, agar betul-betul dapat menyampaikan nasehat serta bimbingan kepada anak-anaknya, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan merugikan masyarakat umum," ujar Hatta Umar kepada media, Rabu (13/4/2022).

Bulan suci Ramadan, lanjut Hatta, seharusnya tidak dijadikan momen untuk bertawuran, justru, dimanfaatkan untuk beribadah guna memperbanyak pahala.

"Jadi orang tua juga harus sering memantau anak-anaknya ketika tidak ada dirumah atau usai melaksanakan salat teraweh. Kalau mereka belum kembali, ya ditelpon agar pulang, supaya tidak ngumpul-ngumpul yang tidak jelas," ujarnya.

Tingkat remaja atau biasa dikenal dengan sebutan darah muda ini, lebih gampang tersulut emosi bahkan berbuat nekat. Untuk itu, perlunya menjalin kedekatan antar orang tua dan anak, tanpa adanya tenggang rasa.

"Ya kita orang tua juga harus pandai bersikap ke anak zaman sekarang. Jangan terlalu kaku saat berbincang-bincang kepada anak, sehingga mereka juga bisa nyaman saat bersama orang tua nya. Jadikan obrolan ke anak itu seperti teman tapi tetap santun," ucapnya.

Hatta menambahkan, dirinya merasa khawatir jika aksi tawuran ini kemudian akan terjadi lagi, oleh karena itu, ia berharap para remaja juga dapat melakukan hal yang positif dalam menjalin pertemanan antar remaja.

"Ya boleh lah kumpul-kumpul dan ngobrol-ngobrol tapi dengan hal yang positif, dan jauhi tindakan-tindakan yang salah, apalagi sampai bertindak tawuran, itu akan merugikan diri sendiri dan merusak masa depan," pungkasnya. (lex)


TAG

Tinggalkan Komentar

//