Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Pergerakan kendaraan di Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) menunjukkan tren peningkatan selama masa operasi fungsional pada Maret 2026.
Berdasarkan data transaksi kendaraan hingga 23 Maret, volume lalu lintas di sejumlah gerbang tol meningkat tajam pada beberapa hari terakhir.
Jika tren rata-rata harian tersebut berlanjut hingga akhir masa operasi fungsional pada 29 Maret, total kendaraan yang melintas diperkirakan dapat mencapai sekitar 82 ribu kendaraan.
Perkiraan tersebut dihitung dari rata-rata transaksi kendaraan selama periode 13–23 Maret yang tercatat di beberapa gerbang tol utama di ruas Tol IKN.
Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Kalimantan Timur AKBP Feby Febriyana mengatakan data transaksi kendaraan menunjukkan tren kenaikan menjelang akhir periode pencatatan.
"Data volume lalu lintas transaksi di Gerbang Tol Jalan Tol IKN selama periode 13–23 Maret 2026 menunjukkan tren pergerakan kendaraan yang meningkat menjelang akhir periode," kata Feby, dikutip Senin (30/3/2026).
Di Gerbang Tol (GT) IKN 1 B, volume kendaraan menunjukkan tren peningkatan selama periode 13–23 Maret 2026.
Transaksi yang semula tercatat 108 kendaraan pada 13 Maret naik bertahap hingga akhirnya melonjak pada akhir periode, mencapai 1.433 kendaraan pada 22 Maret dan 1.791 kendaraan pada 23 Maret.
Secara total, jumlah transaksi kendaraan di GT IKN 1 B selama periode tersebut tercatat 7.448 kendaraan.
Berdasarkan rata-rata sekitar 677 kendaraan per hari, jumlah kendaraan yang melintas di gerbang ini diperkirakan dapat mencapai sekitar 11.500 kendaraan hingga akhir masa operasi fungsional pada 29 Maret.
Peningkatan volume kendaraan juga terlihat di Gerbang Tol IKN 3A-2 Exit yang mengarah ke kawasan IKN.
Transaksi kendaraan yang tercatat 745 kendaraan pada 13 Maret terus meningkat hingga mencapai 4.522 kendaraan pada 22 Maret dan 5.105 kendaraan pada 23 Maret.
Secara total, transaksi kendaraan di gerbang tersebut selama periode 13-23 Maret mencapai 23.297 kendaraan.
Dengan rata-rata sekitar 2.118 kendaraan per hari, jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan dapat mencapai sekitar 36 ribu kendaraan hingga akhir masa operasi fungsional pada 29 Maret.
Termasuk volume kendaraan di Gerbang Tol IKN 3A-2 Entrance yang merupakan jalur dari arah kawasan IKN.
Transaksi yang tercatat 1.027 kendaraan pada 13 Maret terus bertambah hingga melonjak pada akhir periode, mencapai 4.258 kendaraan pada 22 Maret dan 5.774 kendaraan pada 23 Maret.
Secara total, transaksi kendaraan di gerbang tersebut selama periode 13–23 Maret tercatat 22.263 kendaraan. Berdasarkan rata-rata sekitar 2.024 kendaraan per hari, jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan dapat mencapai sekitar 34 ribu kendaraan hingga akhir masa operasi fungsional pada 29 Maret.
Dirlantas Polda Kaltim Kombes Ahmad Yanuari Insan mengatakan pada awal pengoperasian ruas tol tersebut jumlah kendaraan yang melintas masih relatif terbatas.
"Pada hari-hari biasa jumlah kendaraan yang melintas berkisar sekitar seribu kendaraan per hari," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pada awal pembukaan ruas tol tersebut jumlah kendaraan bahkan masih berada di kisaran ratusan kendaraan.
"Pada awalnya sekitar 800 kendaraan pada hari pertama, kemungkinan karena informasi terkait penggunaan tol tersebut belum sepenuhnya tersosialisasi," kata Yanuari.
Namun seiring waktu, jumlah kendaraan yang melintas terus meningkat seiring bertambahnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan ruas tol tersebut.
“Pada hari-hari biasa jumlah kendaraan bisa mencapai sekitar 2.000 hingga 2.500 kendaraan,” ujarnya.
Menurutnya, lonjakan kendaraan juga terlihat pada arus kendaraan yang menuju kawasan IKN.
“Untuk kendaraan yang menuju arah IKN, lonjakan terjadi pada H+1 dan H+2 Lebaran ketika kawasan IKN menjadi tujuan wisata,” katanya.
Pada periode tersebut jumlah kendaraan yang melintas menuju kawasan IKN dapat meningkat secara signifikan dalam satu hari.
"Jumlah kendaraan dapat mencapai sekitar 5.000 hingga 6.000 bahkan 7.000 kendaraan dengan variasi setiap harinya," ujar Yanuari.
Ia menyebutkan bahwa hingga 23 Maret jumlah kendaraan yang tercatat melintas di ruas tol tersebut mencapai sekitar 23.000 kendaraan.
"Secara total keseluruhan, selama periode operasi hingga tanggal 23 kemarin jumlah kendaraan yang tercatat mencapai sekitar 23.000 kendaraan," katanya.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga beberapa hari berikutnya selama masa operasi fungsional.
"Diperkirakan hingga tanggal 25 jumlahnya bisa mencapai lebih dari 25.000 kendaraan," ujar Yanuari.
Menurutnya, peningkatan lalu lintas tersebut menjadi indikator bahwa ruas Tol IKN mulai dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Hal ini menunjukkan bahwa Tol IKN mulai berfungsi dan perhitungannya dapat dilihat dari pergerakan kendaraan tersebut," kata Yanuari.
Di sisi lain, ia juga menyebutkan masih terdapat beberapa kendala pada pembangunan ruas tol tersebut.
"Untuk kendala memang masih terdapat beberapa bagian Tol IKN, khususnya di Seksi 6A, yang belum sepenuhnya diratakan," ujarnya.
Ia menjelaskan kondisi tersebut sebelumnya terkendala persoalan pergantian atau pembebasan lahan dengan masyarakat.
"Masalah tersebut saat ini sedang dibahas oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan telah ditetapkan sejumlah target agar penyelesaiannya dapat segera terlaksana," tutup Yanuari. (zyn)


