Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Sejumlah warga masih terlihat bertahan di depan rumah jabatan Walikota Balikpapan pada Senin (9/3/2026) dini hari.
Mereka merupakan warga yang sejak Minggu (8/3/2026) malam datang untuk mengikuti pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) yang sempat berlangsung di lokasi tersebut.
Menurut kesaksian warga, pembagian THR kepada warga dimulai sekitar pukul 21.00 WITA di depan rumah jabatan Walikota Balikpapan.
Berbeda dengan malam sebelumnya, terpantau pembagian ini dikawal oleh relawan, khususnya relawan ambulan, dan kepolisian.
Warga berdatangan dan menunggu di sekitar lokasi dengan harapan bisa menerima bantuan tersebut.
Namun kegiatan pembagian dihentikan saat pergantian hari, sekitar pukul 00.00 WITA. Setelah kegiatan itu berhenti, petugas kepolisian juga mengarahkan warga untuk kembali ke rumah masing-masing.
Sebagian warga terkhusus yang sudah mendapatkan THR memilih pulang, beberapa warga masih terlihat duduk dan berdiri di sekitar area depan rumah jabatan. Mereka memilih menunggu hingga untuk memastikan apakah pembagian THR akan dilanjutkan atau tidak.
Salah satu warga yang masih berada di lokasi adalah Arif (34), seorang pengemudi ojek online. Ia mengaku datang sejak sekitar pukul 23.00 WITA untuk mengikuti pembagian THR.
Namun hingga kegiatan dihentikan pada tengah malam, Arif belum sempat mendapatkan THR yang diketahui sejumlah Rp200 ribu itu.
"Saya datang dari sekitar jam 11 malam dan ikut antre, tapi sampai pembagian dihentikan saya belum kebagian," kata Arif saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, jumlah warga yang datang cukup banyak sehingga tidak semua orang sempat menerima THR sebelum kegiatan dihentikan.
Arif mengaku sempat merasa kecewa karena sudah menunggu cukup lama sejak malam hari.
Meski demikian, ia memilih tetap berada di sekitar lokasi hingga menjelang subuh untuk melihat apakah ada kelanjutan pembagian.
"Saya rencananya menunggu sampai subuh saja. Kalau memang tidak ada lagi pembagian, nanti saya pulang dan lanjut istirahat dulu," kata Arif.
Hal serupa disampaikan Siti (38), seorang ibu rumah tangga yang juga datang sejak Minggu malam untuk mengikuti pembagian THR.
Ia mengatakan datang sekitar pukul 21.30 WITA, namun belum sempat menerima bantuan ketika pembagian dihentikan.
"Saya datang sekitar setengah sepuluh malam, tapi sebelum dapat sudah dihentikan pembagiannya," kata Siti.
Menurutnya, banyak warga yang langsung pulang setelah mengetahui pembagian dihentikan pada tengah malam.
Namun Siti memilih tetap bertahan bersama beberapa sejumlah anggota keluarganya. Bahkan dia turut mengajak anak-anaknya yang masih dini.
"Memang sempat kecewa karena sudah menunggu lama tapi belum dapat," ujarnya.
Ia mengatakan akan menunggu hingga menjelang imsak sebelum memutuskan pulang.
Sebelumnya, sekitar pukul 00.30 Wita, petugas kepolisian sudah mengimbau warga untuk kembali pulang.
Kapolsek Balikpapan Selatan, AKP Abu Sangit, telah meminta warga agar beranjak dari rumah dinas Walikota Balikpapan.
"Sudah tidak ada lagi pembagian, harap para masyarakat agar segera balik kanan dan mempersiapkan sahur," tegas AKP Abu Sangit lewat pengeras suara.
Hingga memasuki pukul 02.00 Wita, gerbang rumah dinas Walikota Balikpapan sudah tampak tertutup. Dari dalam terdapat penjagaan dari Satpol PP Balikpapan. (zyn)


.jpg)