Tulis & Tekan Enter
images

Kepala BKPSDM Balikpapan, Purnomo

Pemkot Balikpapan Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026, Fokus Perkuat Layanan Publik

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan kembali mengusulkan penambahan sekitar 1.000 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pelayanan publik dan memenuhi kebutuhan aparatur di berbagai sektor strategis.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo mengatakan, usulan tersebut saat ini masih dalam proses evaluasi pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Menurutnya, kebutuhan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan masih cukup besar seiring meningkatnya tuntutan pelayanan masyarakat dan perkembangan kota sebagai daerah penyangga Ibu Nusantara.

"Kami memang mengusulkan sekitar seribu formasi untuk tahun 2026. Kebutuhan aparatur masih cukup banyak, terutama untuk mendukung pelayanan publik di sejumlah perangkat daerah," ujar Purnomo dikonfirmasi, Sabtu (9/8/2026).

la menjelaskan, formasi yang diusulkan tidak hanya untuk tenaga administrasi, tetapi juga mencakup sektor teknis dan pelayanan dasar yang masih membutuhkan tambahan sumber daya manusia.

Purnomo menyebutkan, persetujuan formasi CPNS sangat bergantung pada kemampuan fiskal daerah serta proporsi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah pusat menetapkan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari total APBD.

"Kalau kemampuan fiskal daerah dianggap aman dan belanja pegawai masih memenuhi ketentuan, tentu peluar disetujui akan lebih be sulan formasi untuk atanya.

Selain faktor keuangan daerah, evaluasi pemerintah pusat juga mempertimbangkan kebutuhan riil organisasi, efektivitas kinerja aparatur, hingga proyeksi kebutuhan pegawai dalam beberapa tahun mendatang.

Menurut Purnomo, tambahan pegawai sangat diperlukan karena sejumlah organisasi perangkat daerah masih mengalami kekurangan tenaga, terutama akibat banyaknya pegawai yang memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun terakhir.

"Setiap tahun ada pegawai yang pensiun, sementara kebutuhan pelayanan terus meningkat. Karena itu, penambahan formasi menjadi penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," jelasnya.

la menambahkan, Pemerintah Kota Balikpapan terus berupaya membangun birokrasi yang profesional dan berbasis kompetensi. Rekrutmen CPNS diharapkan mampu menghadirkan aparatur yang adaptif, inovatif, dan memiliki kemampuan sesuai ke man pemerintahan modern.

Apabila mengacu pada pola rekrutmen sebelumnya, tahapan seleksi CPNS diperkirakan mulai berlangsung pada September hingga Oktober 2026. Namun demikian, jadwal resmi tetap menunggu keputusan pemerintah pusat.

BKPSDM juga mengimbau masyarakat, khususnya calon pelamar, agar terus memantau informasi resmi terkait pembukaan CPNS dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Kami berharap jika formasi nanti disetujui, proses rekrutmen dapat berjalan lancar dan menghasilkan ASN yang berkualitas untuk mendukung pembangunan Kota Balikpapan," tutup Purnomo. (ref/adv diskominfo Balikpapan)



Tinggalkan Komentar

//