Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Seorang pria di Balikpapan inisial YS (39) bakal mendekam di balik jeruji besi. Ia harus berurusan dengan hukum karena menusuk temannya hingga meninggal dunia. Kejadian itu pada Minggu (15/5/2022) sekira pukul 12.00 Wita, di Kilometer 10 Jalan Soekarno Hatta,
Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Bermula saat pelaku dan korban serta beberapa rekannya yang lainnya gotong-royong merenovasi kapela (rumah ibadah Nasrani). Saat sedang beristirahat, korban bernama Marselinus Raja menyuruh-nyuruh pelaku. Salah satunya menggali lubang untuk tiang pancang. Pelaku tak terima dan emosi. Kemudian mengambil pisau besar yang ada disampingnya dan menusuk dada korban hingga tersungkur dan tewas.
"Pelaku ini tak terima terus disuruh oleh korban. Dia emosi dan menusuknya hingga meninggal dunia," kata Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Vincentius Thirdy Hadmiarso saat jumpa pers, Selasa (17/5/2022).
Setelah itu, pelaku juga melukai rekannya yang lain bernama Agustinus Ware yang saat itu mencoba menghalangi ketika pelaku akan pergi meninggalkan lokasi kejadian.
"Pelaku sempat menghujamkan pisau kearah dada korban Agustinus, namun masih bisa ditangkis dan kena tangan kiri. Sehingga pergelangan tangan kiri korban terluka. Kemudian diserang lagi mengani punggung bagian kiri," jelas Thirdy.
Pelaku selanjutnya pergi dengan menumpang mobil pick up yang tak diokenalnya. Lalu turun di kawasan Kilometer 15, Balikpapan Utara. Di sana dia mencegat seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor.
“Beliau melihat seorang ibu sedang mengendarai sepeda motor. Dia cegat, mau minta tolong untuk mengantar ke Polsek Balikpapan Utara untuk menyerahkan diri karena ketakutan. Tapi ibu itu menolak," ungkapnya.
Pelaku kemudian melukai pengendara tersebut dengan menghujamkan pisaunya dan mengenai punggung kiri.
“Kemudian tersangka diamankan anggota Opsal Balikpapan Utara berikut barang bukti,” tandasnya. (an)


