Tulis & Tekan Enter
images

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, M Novan Syahronny Pasie (rk).

Sekolah Gandeng Pihak Luar, DPRD Samarinda Soroti Kesenjangan Teknologi Pendidikan

Kaltimkita.com, SAMARINDA - DPRD Kota Samarinda menyoroti fenomena sejumlah sekolah yang mulai menggandeng pihak luar dalam proses pembelajaran berbasis teknologi sebagai indikasi belum meratanya kesiapan tenaga pendidik.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menilai langkah tersebut memang dapat menjadi solusi jangka pendek. Namun di sisi lain, kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi di kalangan guru.

Menurutnya, perkembangan teknologi pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan coding dan kecerdasan buatan (AI), menuntut kemampuan baru yang belum sepenuhnya dimiliki oleh tenaga pengajar.

“Beberapa sekolah sudah menggandeng pihak luar untuk membantu pembelajaran. Ini menunjukkan masih ada keterbatasan yang perlu segera dibenahi,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Novan menegaskan bahwa ketergantungan pada pihak eksternal tidak bisa menjadi solusi permanen. Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa guru memiliki kapasitas yang cukup untuk mengajar secara mandiri.

Ia kembali menekankan pentingnya keseimbangan antara kurikulum, kualitas tenaga pengajar, dan fasilitas pendidikan sebagai kunci keberhasilan sistem pembelajaran.

Jika salah satu aspek tertinggal, maka transformasi pendidikan yang diharapkan tidak akan berjalan optimal.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan kurikulum baru, tapi gurunya belum siap. Ini harus dibenahi bersama,” tegasnya.

DPRD Samarinda pun meminta adanya langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan intensif, agar mereka mampu mengikuti perkembangan teknologi pendidikan yang terus berkembang.

Dengan demikian, proses pembelajaran di sekolah diharapkan dapat berjalan lebih mandiri, efektif, dan berkelanjutan tanpa ketergantungan pada pihak luar. (rk/adv).

 



Tinggalkan Komentar

//