Tulis & Tekan Enter
images

MENUJU ZI WBK : Poltekba gelar workshop demi mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi tahun depan.

Poltekba Gelar Workshop Penyusunan Laporan, Targetkan Tahun  Depan Menuju Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi

KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Politeknik Negeri Balikpapan cukup serius dalam mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI WBK). Salah satunya dengan melaksanakan Workshop Penyusunan Laporan selama dua hari, 6-7 Desember 2024 di Lantai 4 Gedung Terpadu. Mengundang langsung Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Fitra Riadian.

Wakil Direktur II Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum dan Kepegawaian Poltekba Dr. Hadi Hermansyah, S.Si., M.Si mengatakan, selama dua hari, workshop yang dilakukan berkaitan dengan evaluasi laporan keuangan anggaran tahun 2024 dan proses pelaksanaan menuju ZI WBK.

Saat ini kampus vokasi Kota Minyak ini, kata Dr Hadi Hermansyah mengatakan, belum mencapai ZI WBK. Mengingat ada enam indikator yang diterapkan belum maksimal.

"Makanya kami terus melaksanakan workshop ini. Karena semua sudah tercapai tapi tidak optimal, bukan karena pelaksanaan tapi proses administrasi. Nah untuk mencapai optimalisasi, ada beberapa perbaikan dari keseluruhan komponen tersebut," jelas Dr. Hadi Hermansyah, S.Si., M.Si.

Ya, enam indikator Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yakni manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Komponen pengungkit ini merupakan faktor penentu pencapaian sasaran hasil pembangunan ZI menuju WBK/WBBM. 

"Harapannya dari pelaksanaan ini, bisa dilengkapi akuntabilitas dan proses pertanggungjawaban laporan, sehingga di awal tahun 2025 dapat memperbaiki kinerja dan mencapai ZI WBK," harapnya.

Mengingat saat ini Poltekba berada dalam manajemen baru, ia menambahkan menjadi satu tahapan penting untuk melakukan transformasi. Maka dari itu, para peserta yang hadir merupakan para pimpinan yang bertanggung jawab dalam proses pelaksanaan anggaran.

"Berharap di 2025 nanti,  proses perencanan anggaran melalui sistem informasi bisa dilakukan sesuai standar, tidak lagi konvensional tapi tertata dengan baik. Sehingga proses anggaran bisa dilaksanakan. Pun melalui proses yang akuntabel dan tanggung jawab. Itu harapan kita dalam pelaksanaan workshop ini," tutupnya. (and)


TAG

Tinggalkan Komentar

//