KaltimKita.com, BALIKPAPAN – Politeknik Negeri Balikpapan kembali melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kali ini melakukan peningkatan keterampilan kepada penyandang disabilitas Kota Balikpapan untuk mengembangkan kemampuan pada pembuatan dekorasi makanan. Terlaksana pada 19-20 Juli 2024 lalu, pelatihan ini diikuti sebanyak 25 peserta.
Ya, PKM ini terlaksana dengan dipimpin Ketua Tim Farida, S.Pd.,Mp.Pd dengan anggota Henry Winnarko, S.Pd., M.Pd, Abdul Gafur, S.Pd.,M.Pd, Dr Nur Vita Opu, SE.,M.M.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai pembuatan cake dan cookies yang baik, kemudian pelaksanaan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyandang disabilitas kota Balikpapan.
Dengan diberikannya pelatihan diharapkan dapat memberdayakan penyandang disabilitas dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mendapatkan ilmu dan bekal sehingga dapat membangkitkan jiwa wirausaha mereka,” harap Farida, S.Pd.,Mp.Pd.
Ada enam hal yang difokuskan selama pelatihan yakni pemberian materi dan pelatihan pembuatan dekorasi makanan, pemberian materi tentang penguatan kewirausahaan dan penghitungan harga jual, pembukuan, mendesain merangkai buah dan sayur, membentuk kelompok wirausaha, pemberian modal usaha dan pendampingan.
Tak hanya itu, Tim PKM Poltekba juga turut memberikan pengetahuan tentang pembuatan dekorasi makanan, bahan-bahan yang digunakan pada pembuatan dekorasi makanan, peralatan yang digunakan pada pembuatan dekorasi makanan, teknik pembuatan, dan cara merangkai buah dan sayur. Dengan diberikan materi tentang pengetahuan dekorasi makanan, akan membuka wawasan dan cara membuat dekorasi makanan, menghias makanan (tumpeng atau aneka jajanan pasar) dan cara memilih bahan yang baik, dan mengemas sesuai dengan standar, sehingga produk yang dihasilkan berkualitas baik, sesuai dengan kaidah pembuatan dekorasi makanan dan menghias makanan, dan tidak melupakan kebersihan. Kemudian dibekali juga menghitungharga bahan pokok dan harga jual sebagai bekal untuk berwirausaha sehingga dapat menentukan harga makanan yang telah dihias yang akan dijual nantinya dapat ditentukan dengan baik.
Pun memberikan pengetahuan tentang wirausaha dan memacu semangat jiwa wirausaha, cara membuat hiasan dari sayuran dan buah, kemudian cara memasarkan produk sehingga dapat membangkitkan jiwa wirausaha. Pelaksanaan pelatihan pembuatan dekorasi makanan, dalam hal ini jenis pelatihan pembuatan garnish (hiasan) dari sayuran dan buah yang akan diberikan yaitu, membuat hiasan dari buah dan sayur, membuat fruit and vegetables carving. Juga melakukan pemberian pelatihan tentang bagaimana cara memilih bahan sesuai dengan jenis sayuran dan buah-buahan yang sesuai dengan jenis hidangan yang akan dihias.
“Dengan berbekal pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan diharapkan akan membuka peluang dan kesempatan untuk berwirausaha dan berkontribusi sebagai pelaku UMKM untuk membantu perekonomian keluaraga dengan memanfaatkan penggunaan smart phone dengan bijak sebagai media promosi produk wirausaha,” ujarnya. (and)


