Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Pengurus Provinsi Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Kalimantan Timur periode 2026–2030 direncanakan akan dilantik setelah Hari Raya Idulfitri 1447 H. Pelantikan tersebut diproyeksikan berlangsung pada awal April dan akan dirangkaikan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pelti yang dijadwalkan berlangsung di Balikpapan.
Sekretaris Umum Pengprov Pelti Kaltim, Khoirul Anam Siddeh, menyampaikan bahwa momentum tersebut dinilai sangat tepat karena sekaligus menghadirkan agenda nasional organisasi tenis di Indonesia.
“Rencana pelantikan Pengurus Provinsi Pelti Kalimantan Timur insya Allah dilaksanakan setelah Idul Fitri. Kegiatannya akan dibarengkan dengan momentum Rakernas dan Kejurnas Pelti yang rencananya digelar di Balikpapan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelantikan kemungkinan akan digelar pada awal April, baik pada minggu pertama maupun minggu kedua bulan tersebut. Pelantikan pengurus direncanakan langsung dilakukan oleh Ketua Umum PP Pelti, Nurdin Halid.
Menurut Anam, pelaksanaan Rakernas dan Kejurnas nantinya akan melibatkan panitia dari pusat serta panitia teknis di daerah.
“Untuk panitia ada panitia pusat, dan nanti akan dibentuk panitia kecil atau panitia teknis yang kemungkinan besar diisi oleh pengurus provinsi,” jelasnya.
Sementara itu, meskipun kepanitiaan awal masih dibentuk oleh kepengurusan sebelumnya, pihak PP Pelti berencana melakukan penyesuaian melalui perubahan Surat Keputusan (SK) sehingga pengurus baru dapat dilibatkan secara aktif dalam kepanitiaan.
“Pengurus-pengurus baru nanti akan dimasukkan dan dilibatkan dalam kepanitiaan, sehingga secara teknis banyak diisi oleh pengurus provinsi yang baru,” tambahnya.
Terkait pembiayaan kegiatan nasional tersebut, ia menyebut kemungkinan adanya skema pembagian biaya antara pengurus pusat dan daerah.
“Kelihatannya ada sharing pembiayaan. Ada pembahasan terkait hal itu, namun untuk teknisnya tentu Ketua Umum dan pengurus pusat yang lebih mengetahui,” katanya.
Dalam kepengurusan baru Pengprov Pelti Kaltim, tercatat sebanyak 39 orang pengurus yang akan dilantik. Sebagian di antaranya merupakan pengurus lama yang masih aktif, sementara sisanya diisi oleh wajah-wajah baru yang dinilai memiliki kompetensi untuk memajukan organisasi.
Ketua Pengprov Pelti Kaltim terpilih, Wahyu Hernaningsih, disebut telah menyusun komposisi pengurus yang diharapkan mampu membawa perkembangan tenis di Kalimantan Timur ke arah yang lebih baik.
“Pengurus baru ini terdiri dari 39 orang. Ada yang dari pengurus lama yang masih eksis dan juga banyak wajah baru yang menurut Ketua Umum memiliki kompetensi untuk membawa Pelti ke depan lebih baik,” jelas Anam.
Ia sendiri dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Umum mendampingi ketua terpilih. Sementara posisi strategis Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) diisi oleh Jundi Rachmad Dhani yang diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet tenis di daerah.
Dengan rangkaian agenda nasional tersebut, Kalimantan Timur diharapkan dapat menjadi pusat perhatian perkembangan tenis nasional sekaligus momentum penguatan organisasi Pelti di daerah. (bie)


