Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Kepanikan dialami Erna (60), salah satu warga yang terdampak kebakaran di Jalan Karang Jati RT 18, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah, Balikpapan, Selasa (24/3/2026) sore.
Nenek yang tengah menunaikan salat Asar itu mendadak harus menyelamatkan diri saat api dari bangunan laundry di depan rumahnya membesar dan mulai merambat.
Erna mengaku tidak menyadari kebakaran secara langsung karena sedang salat ketika kejadian berlangsung. Dia bahkan tidak paham betul peristiwa itu terjadi pukul berapa.
Ia baru mengetahui adanya kebakaran setelah diingatkan oleh anggota keluarganya. "Ayo keluar rumah. Itu rumah depan kebakaran," kata Erna mengulang peringatan dari anaknya.
Dalam kondisi tergesa-gesa, perempuan lanjut usia yang menggunakan tongkat itu sempat kebingungan saat hendak melarikan diri. "Yang namanya habis salat itu bingung. Mau lari, (tapi saya) pakai tongkat," tutur Erna.
Rumah yang ia tempati berada di belakang bangunan laundry yang diduga menjadi sumber api. Erna meyakini tidak mendengar bunyi ledakan sebelum kebakaran terjadi.
Menurut data yang dihimpun, total ada 4 rumah yang terdampak, dengan rincian 1 rumah rusak berat, dan 3 rumah rusak ringan.
Kebakaran menghanguskan rumah milik Muhammad Sahrul (60) yang mengalami kerusakan berat dengan dampak terhadap 3 kepala keluarga (KK) dan 13 jiwa.
Tiga rumah lainnya yang mengalami kerusakan ringan adalah milik Titus Wahyu (53) dengan 2 KK atau 6 jiwa, Suradi (50) dengan 1 KK atau 2 jiwa, serta Erna (60) di dengan 3 KK atau 4 jiwa.
Secara keseluruhan, kebakaran ini berdampak pada 9 kepala keluarga dengan total sekitar 25 jiwa, termasuk 3 balita dan 6 anak-anak. (zyn)


