Tulis & Tekan Enter
images

Matangkan Agenda Musorprov, KONI Kaltim Gelar Pleno

Kaltimkita.com, SAMARINDA - Seiring tuntasnya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), KONI Kaltim langsung bergerak cepat untuk mematangkan rencana Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang beragendakan memilih ketua baru periode 2026-2030. Jumat (10/4/2026), KONI Kaltim melaksanakan pleno terkait penyampaian hasil rapat pimpinan akhir Maret lalu, sekaligus membahas persiapan Musorprov.

Seperti diketahui, pada rapim lalu, KONI Kaltim telah menunjuk ketua panita (Organizing Committee) yang dipercayakan kepada H Husinsyah dan Syaparuddin selaku ketua tim pengarah (Sterring Committee) musorprov. Selain itu, juga telah menetapkan Ego Arifin sebagai ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon ketua yang didampingi Ashari Abubakar sebagai sekretaris.

Dalam arahannya, Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras mengatakan bahwa pleno ini beragendakan beberapa penetapan sebagaimana yang dijelaskan di atas. Kemudian juga menetapkan persyaratan bakal calon ketua yang akan maju pada musorprov. Sementara, untuk pelaksanaan musorprov yang direncanakan berlangsung di April masih bersifat tentatif.

"Untuk pelaksanaan musorprov, kami merencanakan di akhir April atau paling lambat awal Mei. Tapi, ini masih tentatif, kami akan berkonsultasi dengan gubernur untuk minta kesediaan beliau untuk hadir membuka musorprov," ucap Rusdi.

Dalam kesempatan itu, pleno juga sudah menetapkan tema musorprov, yakni "KONI, Kaltim, Fondasi Kaltim Menuju Generasi Emas" dengan sub tema "Bersatu, Bangkit dan Berprestasi Menuju PON 2028 di Nusa Tenggara".

Tak kalah penting, pleno ini juga menetapkan persyaratan bagi kandidat yang akan mencalonkan diri sebagai ketua KONI berikutnya. Ada sejumlah syarat mutlak yang wajib dipenuhi dan sudah diputuskan dalam pleno ini.

"Syaratnya memiliki 30 persen dukungan dari KONI kabupaten/kota juga 30 persen dari pengprov cabor plus badan fungsional. Yang paling penting adalah pernah menjadi pengurus KONI atau ketua pengprov cabor," tegas Rusdi.

Terkait kinerja dari panitia yang sudah dibentuk, Ketua KONI Kaltim mempersilakan masing-masing bidang untuk merapatkan secara internal. Baik keanggotaan di SC maupun OC, termasuk kapan TPP mulai bekerja.

"Untuk hal lainnya kami serahkan ke masing-masing bidang untuk merapatkan secara internal. Nanti silakan juga TPP mengadakan rapat kapan membuka pendaftaran, kalau misal mau dimulai besok, asal sesuai mekanisme," Rusdi memungkasi. (rz/rd)



Tinggalkan Komentar

//