KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Entah apa yang ada dipikiran Triyono (26), warga RT 003, Desa Wonokromo, Pemalang, Tengah. Kenapa tidak, ia tak pikir panjang untuk melompat dari kapal cumi yang berlayar dari Muara Baru Jakarta tujuan Banjarmasin.
Ya hanya bermodalkan alat apung, ABK penangkap cumi ini beranikan diri melompat. Dari keterangan yang didapat, bersangkutan lompat karena tidak cocok dengan crew yang ada dikapal dengan berisi 12POB. Dari pengakuannya, korban mengalami tekanan pekerjaan saat berlayar, makanya korban melompat.
“Korban berinisiatif melompat dengan menggunakan alat apung dan membawa tas pribadinya. Korban tiga hari terombang-ambing ombak dan ditemukan pada 4 Agustus 2021 kemarin oleh Kapal MV Royalti Pertamina di perairan Balikpapan di Buih Nol,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Basarnas Kaltim) Melkianus Kotta melalui WhatsApp Grup.
Nah menerima laporan dari Polsek KP3 Semayang bahwa ada orang terapung, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan langsung mempersiapkan alut dan peralatan SAR Air guna melaksanakan nedivac terhadap korban.
"Tim SAR sudah berada di lokasi kejadian untuk penjemputan, nanti dibawah ke Dermaga Chevron Semayang Balikpapan," pungkasnya. (and)


