Tulis & Tekan Enter
images

Kondisi Jalan Simpang Kota Bangun Kukar Memprihatinkan, Ini Tanggapan Wagub

Kaltimkita.com, KUTAI BARAT – Dari kunjungan kerja (Kunker) Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi ke Wilayah Tengah, tepatnya Kutai Barat, pada beberapa waktu lalu. Wagub Hadi Mulyadi prihatin atas kondisi jalan mulai dari Simpang Kota Bangun Kutai Kartanegara hingga Muara Gusik Kutai Barat yang merupakan status jalan nasional.

"Cukup parah jalan ini. Pemprov memang ada membantu semampunya. Namun, kita berharap ada kerja sama dilakukan pihak pengusaha batu bara maupun kelapa sawit agar menurunkan tonase muatan, sehingga jalan ini tidak rusak parah," ungkap Wagub Hadi Mulyadi di sela-sela peninjauan Poros Jalan Desa Prian Kutai Kartanegara.

Bagi Wagub Hadi, silahkan saja kendaraan perusahaan melintasi jalan umum, tapi Pemprov Kaltim minta sama-sama menjaga. Karena, diakuinya jika jalan ini diperbaiki tidak bertahan lama, sebab beberapa bulan selanjutnya rusak lagi.  Sebab, tonase kendaraan yang melintas khususnya pertambangan dan kelapa sawit diatas kelas jalan itu sendiri.

Artinya, kendaraan yang melintasi ini tidak sesuai dengan tipe jalan tersebut. Untuk itu, harapnya diperlukan juga pengawasan bersama, sehingga jalan masyarakat tetap dirawat bersama. "Kasihan masyarakat. Makanya, kita minta ada kerja sama perusahaan untuk merawat jalan ini. Karena kurang lebih 87 kilometer cukup parah rusaknya," sebutnya. Untuk itu, saat ini jalan poros dari Simpang Kota Bangun-Muara Gusik oleh Kementerian PUPR RI khususnya BBPJN I Kalimantan sedang melaksanakan pekerjaan perbaikan, kini dalam proses penetapan lelang kontraktor yang akan mengerjakan.

Kunjungan kerja Wagub diikuti sejumlah pejabat OPD lingkup Pemprov Kaltim yang dikoordinir Kepala Biro Adbang Setprov Kaltim H Irhamsyah. Tampak Anggota DPD RI H Nanang Sulaiman, TGUP3 Kaltim serta pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga di Kaltim. (adv/diskominfo)


TAG

Tinggalkan Komentar

//