Tulis & Tekan Enter
images

Komunitas Pecinta Kucing dan DP3 Balikpapan Bersinergi untuk Kendalikan Populasi Kucing Liar

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Dalam upaya mengendalikan populasi kucing liar dan mencegah penyebaran rabies, Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan (DP3) Kota Balikpapan baru-baru ini menyelenggarakan program sterilisasi dan vaksinasi kucing liar.

Program yang berlangsung selama tiga hari pada 12 hingga 14 Februari 2025 ini mendapat dukungan penuh dari komunitas pecinta kucing di kota tersebut.

Kepala DP3, Sri Wahjuningsih mengungkapkan, bahwa program ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kucing liar yang berkembang biak secara tidak terkendali.

Melalui kerjasama ini, DP3 bertanggung jawab atas pelaksanaan sterilisasi dan vaksinasi, sementara komunitas pecinta kucing berperan penting dalam menangkap, merawat pascaoperasi, dan mengembalikan kucing yang telah disterilkan ke habitat asalnya.

“Tujuan kami adalah untuk mengurangi populasi kucing liar, dan kami sangat bersyukur atas dukungan dari komunitas yang sangat berperan dalam pelaksanaan ini,” kata Sri Wahjuningsih saat dihubungi awak media, Selasa (18/2/2025). 

Walaupun target awal adalah 128 kucing untuk memperingati usia Kota Balikpapan yang ke-128, berkat kolaborasi ini, DP3 berhasil menangkap dan mensterilkan lebih banyak kucing, yaitu 135 ekor. 

Kolaborasi yang erat ini menjadikan program ini lebih efektif dalam mengendalikan populasi kucing liar yang telah lama menjadi masalah di kota tersebut.

“Program ini memberikan dampak positif lainnya. Vaksinasi rabies yang diberikan memastikan kucing liar tetap sehat dan aman bagi masyarakat,” imbuhnya.

Melalui tanda khusus di telinga kucing yang telah disterilkan, masyarakat dapat dengan mudah mengenali kucing-kucing yang sudah menjalani prosedur tersebut.

Dengan adanya kerja sama antara DP3 dan komunitas pecinta kucing, diharapkan program ini dapat terus berlanjut, memperluas jangkauan, dan lebih banyak kucing liar yang bisa disterilkan dan divaksinasi.

“Keberhasilan program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi hewan, tetapi juga bagi kesehatan masyarakat yang dapat terbebas dari potensi penyebaran penyakit berbahaya seperti rabies,” tuturnya. (rie)


TAG

Tinggalkan Komentar

//