Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Warga di Kelurahan Margasari, Kecamatan Balikpapan Barat, kini semakin dimudahkan dalam mengurus administrasi. Melalui inovasi layanan bertajuk “Klik Margasari”, proses pengurusan surat keterangan dapat dilakukan secara daring tanpa harus datang berulang kali ke kantor kelurahan.
Lurah Margasari, Hendra Jaya Prawira, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan untuk memangkas birokrasi sekaligus memberikan kemudahan, terutama bagi warga lanjut usia yang kerap kesulitan menyiapkan berkas.
“Klik Margasari dibuat agar warga tidak perlu datang dua kali. Semua syarat dan alur pengurusan bisa diakses langsung lewat barcode yang kami pasang di rumah ketua RT,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Melalui sistem tersebut, warga cukup memindai barcode yang tersedia di rumah ketua RT untuk mengetahui persyaratan berbagai layanan, seperti surat keterangan belum menikah, domisili, hingga ahli waris. Setelah itu, dokumen pendukung dapat dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp ke nomor pelayanan kelurahan.
Petugas kemudian akan memproses berkas secara administratif. Warga hanya perlu datang sekali ke kantor kelurahan untuk mengambil dokumen yang telah selesai.
“Nanti petugas kami yang memproses, jadi warga cukup datang sekali saja. Prosesnya lebih cepat dan efisien,” jelas Hendra.
Inovasi ini juga dinilai meringankan peran ketua RT. Dengan adanya barcode, RT tidak perlu lagi menjelaskan berulang kali terkait persyaratan administrasi kepada warga.
“RT tinggal menunjukkan barcode, semua informasi sudah tersedia lengkap di sana,” tambahnya.
Meski berbasis digital, Hendra menegaskan bahwa pendekatan pelayanan tetap mengedepankan komunikasi yang humanis. Interaksi antara warga dan petugas tetap terjalin melalui komunikasi langsung via WhatsApp resmi kelurahan.
“Mereka tetap berkomunikasi dengan petugas kami. Jadi digital, tapi tetap hangat dan personal,” ungkapnya.
Keberadaan Klik Margasari kini mulai dilirik oleh wilayah lain sebagai contoh inovasi pelayanan publik berbasis teknologi sederhana. Beberapa kelurahan di Balikpapan Barat bahkan mulai mengadopsi konsep serupa.
Pemerintah kelurahan berharap inovasi ini dapat terus berkembang dan memperluas akses layanan bagi masyarakat. Selain meningkatkan efisiensi, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong digitalisasi pelayanan publik hingga ke tingkat paling dekat dengan warga. (ref)


