Kaltimkita.com, PENAJAM- Bakal Calon Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Donna Dayang Faroek membenarkan telah mengundurkan diri dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di tengah hiruk-pikuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Putri Mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak ini juga membenarkan dirinya telah berlabuh di Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra yang ditandatangani Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani atas nama Dayang Donna Faroek juga beredar di media sosial.
“Kalau sudah ada KTA, bernar dong (pindah ke Gerindra) beberapa hari ini, apalagi itu tanda tangan pak Prabowo, tidak mungkin dipalsukan,” kata Donna, Minggu (28/7/2024).
Sebelum pindah haluan ke Partai Gerindra, Donna mengaku, terlebih dahulu pamit langsung dengan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh. “Pengunduran diri saya sampaikan ke partai setelah saya pamit langsung dengan pak Surya Paloh, beliau sangat mendukung,” ujarnya.
Donna maju Pilkada PPU mendampingi Mantan Bupati PPU Periode 2008-2013, Andi Harahap. Namun sebelum memutuskan maju Pilkada PPU, Donna mengaku, sebelumnya hendak maju di Pilkada Kutai Timur (Kutim). Ia pun telah mendaftar penjaringan bakal calon Wakil Bupati Kutim di Partai Nasdem Kutim. Seiring dengan berjalannya waktu, Donna berubah haluan ke Pilkada PPU dengan mendampingi Andi Harahap.
Keputusan itu diambil setelah Donna konsultasi dengan tokoh politik lintas partai. Rata-rata tokoh politik tersebut menyarankan untuk bergandengan dengan Andi Harahap di Pilkada PPU.
“Awalnya saya sudah daftar (penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati) di Nasdem Kutim. Peluang besar dapat rekomendasi Nasdem di Pilkada Kutim. Karena saya tidak daftar di Nasdem PPU, yang daftar hanya pak Mudyat Noor (Bakal Calon Bupati PPU). Jadi, tidak ada kesepahaman soal itu, saya pamit baik-baik, beliau (Surya Paloh) merestui sekali,” ujar Donna.
Pindahnya Donna ke Partai Gerindra yang memiliki empat kursi DPRD PPU berdasarkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 menjadi sinyal akan menggunakan perahu partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut.
“Biasanya Gerindra selalu mengusung kadernya sendiri,” jawab Donna saat ditanya soal sinyal bakal menggunakan perahu Gerindra di Pilkada PPU.
Donna menyatakan, Andi Harahap yang merupakan kader Partai Golongan Karya (Golkar) berpeluang besar mendapatkan rekomendasi dari partai berlabang pohon beringin tersebut. Selain itu, Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati PPU, Andi Harahap-Donna juga mendapatkan dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Donna mengaku, tanpa dukungan dari Partai Nasdem, dirinya bersama Andi Harahap telah memenuhi syarat 20 persen dari jumlah kursi DPRD PPU. Partai Golkar memperoleh tiga kursi dan PKB ada dua kursi DPRD PPU.
“Dengan perahu Golkar dan PKB, tanpa Nasdem pun awalnya kami siap berlayar,” tandasnya. (*)


