KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Dalam Rangka uji coba pelaksanaan AKM yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, maka SD Kemala Bhayangkari Balikpapan melakukan berbagai upaya untuk mensukseskan salah satu program pemerintah tersebut.
Hal ini agar dapat mengukur mutu satuan pendidikan berdasarkan hasil belajar murid yang berdasar pada literasi, Numerasi dan karakter. Nah untuk memudahkan siswa dan orang tua memahami AKM tersebut, upaya yang dilakukan SD kemala Bhayangkari Balikpapan diantaranya Sosialisasi dan membuka Forum Diskusi, Sabtu (5/6/2021) lalu.
Ini dilakukan agar memberi penguatan di kelas orang dan siswa (kelas kolaborasi) agar mudah memahami tujuan dan model-model soal AKM yang akan diberikan oleh siswa.

”Tahapan awal ini akan dilakukan uji coba bagi Kelas 4 SD se-Balikpapan yang diharapkan akan menjadi dasar dilakukannya perbaikan dan pembelajaran serta juga digunakan untuk memotret dampak dari proses pembelajaran di setiap satuan pendidikan,” kata Kepala SD Kemala Bhayangkari Dr Baharuddin Mpd kepada KaltimKita.com, Selasa (8/6/2021).
Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan prigram kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.
Saat ini, Disdikbud sudah menyiapkan soal uji coba AKM yang akan diujikan pada 9-10 Juni 2021 secara Daring dan luring dan menjadi uji coba pelaksanaan tatap muka, yang insya Allah akan dilaksanakan ditahun pelajaran baru dengan bertahap sesuai instruksi dari pemerintah.

Sebagai sekolah yang selalu terdepan dalam berbagai program pemerintah, Baharuddin menambahkan sudah tentu membekali siswa dan gurunya dengan bahan materi AKM yang mengukur literasi membaca, dan literasi Matematika (Numerasi), serta survei karakter dan survei lingkungan belajar.
”Sehungga mampu mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar mengajar baik di dalam kelas maupun di luar kelas,“ pungkasnya. (and)


