Kaltimkita.com, SAMARINDA – Bursa calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur tampaknya makin menggairahkan. Setelah sebelumnya muncul kandidat Syahariah Mas’ud dan Alwi Al Qadri, kali ini muncul satu nama lagi yakni H. Anderiy Syachrum.
Mencuatnya nama H. Andery Syachrum digadang-gadang memiliki kans besar untuk menduduki kursi KONI Kaltim periode mendatang untuk menggantikan Rusdiansyah Aras. Bukan tanpa alasan menguatnya nama Anderiy Syachrum, sebagai kandidat terkuat ia dikabarkan saat ini mendapat dukungan luas dari daerah.
Sembilan KONI kabupaten/kota di Kaltim diklaim siap memberikan suara. Hal ini ditegaskan oleh Ketua KONI Balikpapan, Gasali, yang menyebut bahwa konsolidasi dukungan telah dilakukan secara terbuka sebagai bagian dari dorongan pembaruan organisasi.
“Dukungan ini bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen bersama untuk membawa olahraga Kaltim ke arah yang lebih profesional dan berprestasi,” ujar Gasali.
Ditegaskan, kesepakatan yang dibangun bersama sejumlah daerah bertujuan untuk menciptakan pemerataan pembinaan atlet sekaligus meningkatkan kualitas prestasi olahraga di seluruh wilayah.
Selain dukungan dari tingkat daerah, sinyal positif juga datang dari sejumlah Pengurus Provinsi cabang olahraga (cabor) yang mulai merapat ke kubu Anderiy. Hal ini semakin memperkuat posisinya menjelang Musorprov KONI Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.
Salah satu faktor utama yang mendorong derasnya dukungan adalah rekam jejak Anderiy di dunia olahraga profesional. Sebagai General Manager Borneo FC Samarinda, ia dinilai memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni dalam mengelola organisasi olahraga berskala besar.
Pendukungnya menilai, pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk membangun ekosistem olahraga yang profesional dan berkelanjutan di Kaltim. Anderiy juga diharapkan mampu membawa pendekatan manajemen klub profesional ke dalam sistem pembinaan atlet di KONI.
“Pengalamannya di klub profesional menjadi nilai tambah dalam membangun sistem pembinaan yang lebih terukur dan modern,” tambah Gasali.
Dengan dukungan mayoritas pemilik suara di tingkat kabupaten/kota, peluang Anderiy untuk memimpin KONI Kaltim semakin terbuka lebar. Musorprov mendatang dipandang sebagai momentum penting yang akan menentukan arah baru pembangunan olahraga di Kalimantan Timur, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Paser, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, serta kejuaraan internasional. (*/bie)


