Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Hj. Kasmah mengaspresiasi kepada 19 Sekolah di Balikpapan yang meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional maupun Mandiri.
Perlu diketahui, Penghargaan Adiwiyata merupakan sebuah apresiasi yang diberikan bagi sekolah yang berhasil melaksanakan gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). Yakni sekolah yang melaksanakan aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup.
Adapun penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Menteri LHK RI, Dr. Alue Dohong didampingi oleh Ketua Dewan Pertimbangan Perubahan Iklim Ir. Sarwono Kusumaatmadja dan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Prof. Dr. Nunuk Suryani.
"Saya ucapkan selamat atas capaian Adiwiyata kepada para Sekolah yang menerima. Dan saya ucapkan terima kasih ata semua dukungan dari seluruh masyarakat Kota Balikpapan, ungkap Hj. Kasmah saat ditemui di Kantor DPRD Balikpapan, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, dalam meraih prestasi tentu ada perjuangan. Oleh karena itu, penghargaan adalah sebuah capaian keberhasilan yang cukup membanggakan. Dan keberhasilan itu kata dia, merupakan implementasi dari semboyan Kota Balikpapan yaitu Bersih Indah Aman dan Nyaman (Beriman).
Kendati meraih keberhasilan, tambahnya, mencapai itu tentu lebih mudah dari pada mempertahankan, maka Hj. Kasmah meminta untuk tidak terlalu larut dalam euforia dan tetap bisa mempertahankan prestasi itu.
"Ketika sudah berhasil meraih maka tugas selanjutnya itu mempertahankannya. Karena pastinya wilayah lain juga terus berbenah untuk melampaui kita," pintanya.
Sebagai informasi, raihan 19 sekolah itu menjadikan Kota Balikpapan yang terbanyak dari seluruh capaian yang berhasil diraih provinsi Kalimantan Timur.
Adapun 19 sekolah itu diantaranya, untuk penghargaan Adiwiyata Mandiri diraih oleh tujuh sekolah masing-masing enam SD dan satu SMP. Lalu, untuk Adiwiyata Nasional diraih oleh 12 SD.
Untuk meraih penghargaan itu, terlebih dahulu menjalani seleksi penerimaan Penghargaan Adiwiyata yang dilakukan DLH Kaltim.
Dimulai dengan seleksi administrasi terhadap pengusulan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) dan Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM).
Sebanyak 68 dokumen dan data/file CSAN-M yang masuk kemudian dinilai oleh Tim Penilai Adiwiyata Provinsi.
Total sebanyak 59 CSAN-M yang lolos seleksi administrasi serta penilaian dokumen dan data/file. Lalu diusulkan kepada Badan Penyuluh dan Pengembangan SDM (BP2SDM) KLHK RI. (lex)


