KaltimKita.com, BALIKPAPAN - Berbagai tinta prestasi sudah ditorehkan Politeknik Negeri Balikpapan di tahun 2022. Tak hanya bidang akademik maupun non akademik. Tradisi prestasi tersebut coba ingin diulangi di tahun 2023.
Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Poltekba, Candra Irawan ST., MSi mengatakan ada beberapa program kerja siap dilanjutkan sesuai dengan Indikator Kerja Utama (IKU) antara Direktur Poltekba dan Kementerian.
Tak hanya soal peningkatan prestasi mahasiswa di non akademik dan akademik, juga memberikan fasilitas kepada dosen yang membimbing. Pun termasuk bidang kerjasama.
Untuk peningkatan prestasi, dikatakan tercatat ada 14 kompetisi selama setahun ditingkat nasional akan dilombakan. Semua dibawah naungan Badan Koordinasi Mahasiswa (Bakorma) Politeknik se-Indonesia. Diantaranya Olimpiade Akuntansi Vokasi yang berencana akan terlaksana di Politeknik Negeri Balikpapan.
Pun kompetisi dibawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yaitu Program Kreativitas Mahasiswa dan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa. "Semoga tahun ini, bisa berpartisipasi di semua lomba dan kompetisi untuk mendapatkan prestasi," harap Candra Irawan.
Tak hanya ke mahasiswa, dikatakan juga akan memberikan fasilitas ke dosen yang membimbing dalam berpartisipasi di tingkat nasional. Selain berfokus ke peningkatan prestasi mahasiswa, kata Candra juga akan fokus terhadap bidang kerjasama.
Di tahun lalu, ada 68 kerjasama berhasil dilakukan. Tentu, ini sudah melampaui capaian seratus persen. "Kerjasama tidak hanya di dunia industri tapi juga di BUMN hingga perguruan tinggi," jelasnya.
Soal kerjasama, dikatakan saat ini tengah menjalin kerjasama dengan PT Petrosea pada program studi alat berat. Dalam kerjasama ini, tahun lalu menerima 20 mahasiswa baru. Kelas ini khusus disiapkan untuk perekrutan mahasiswa dalam bekerja di Petrosea.
"Kelas ini diseleksi oleh pihak Petrosea. Termasuk kurikulumnya dan On the Job Training. Semoga kerjasama ini bisa terus berjalan, karena penyerapan alumni memberikan nilai tertinggi untuk akreditasi institusi," jelasnya.
Selain itu, saat ini juga ada rencana melaksanakan kerjasama dengan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) dengan konsep BUMA Academy. Metode nya menggunakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
"Buma Academy ini dikhususkan untuk karyawan BUMA yang lulus SMA, namun punya pengalaman 5-10 tahun. Tentunya dikuliahkan agar bisa upgrading di Jurusan Mesin dan Jurusan Teknik Sipil," katanya.
Terakhir, di program studi pariwisata, baru-baru ini telah menandatangani MoA dan MoU bersama Blue Sky Group. Kerjasama ini juga ada rencana membuat program Blue Sky Career Fast Track. Program ini diperuntukan oleh mahasiswa semester akhir. Tentunya agar bisa membuka peluang jenjang karir seluas-luasnya.
"Berharap jurusan lain juga bisa melalukan kerjasama, sehingga memberikan dampak positif terhadap institusi dan penyerapan alumni bisa terlaksana," tutupnya. (and)


