Tulis & Tekan Enter
images

Sekretaris Kelurahan Margo Mulyo, Hendra Agestha Hamid

Banner hingga WhatsApp Jadi Andalan Kampanye Kampung Bebas Rokok di Margo Mulyo

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Kelurahan Margo Mulyo terus memaksimalkan berbagai saluran komunikasi untuk memperkuat penerapan program Kampung Bebas Rokok. Pendekatan yang digunakan tidak hanya melalui tatap muka, tetapi juga memanfaatkan media visual dan digital agar pesan kesehatan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 

Sekretaris Lurah Margo Mulyo, Hendra Agestha Hamid, menjelaskan bahwa pemasangan banner menjadi salah satu strategi utama sebagai pengingat di ruang publik. Banner ditempatkan di titik-titik strategis agar mudah dilihat warga dalam aktivitas sehari-hari.

“Banner-banner kita pasang sebagai bentuk fisik pengingat,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Selain itu, kelurahan juga memanfaatkan grup WhatsApp di tingkat RT untuk menyebarkan imbauan secara cepat dan merata. Cara ini dinilai efektif karena sebagian besar warga aktif menggunakan platform digital dalam berkomunikasi.

“Lewat grup juga kita share imbauan, supaya informasi masuk ke semua warga,” tambahnya.

Menurut Gestha, kombinasi komunikasi visual dan digital menjadi solusi realistis dalam menjangkau masyarakat luas, mengingat keterbatasan pengawasan langsung ke setiap rumah. Dengan pendekatan ini, pesan tentang pentingnya kawasan bebas rokok dapat terus diingatkan tanpa harus selalu dilakukan secara tatap muka.

Di sisi lain, kader PKK tetap memegang peran penting dalam edukasi langsung. Mereka menyampaikan imbauan secara personal kepada keluarga, terutama terkait dampak asap rokok pasif terhadap anak-anak dan kelompok rentan.

Kolaborasi antara edukasi langsung dan tidak langsung ini dinilai mampu meningkatkan kesadaran warga secara bertahap. Sejumlah perubahan perilaku mulai terlihat, seperti kebiasaan merokok di luar rumah atau di area khusus yang telah disediakan.

Gestha menilai, keberadaan banner sebagai pengingat visual juga membantu menekan potensi pelanggaran, khususnya di area publik yang rawan aktivitas merokok.

Program Kampung Bebas Rokok di Margo Mulyo akan terus diperkuat melalui monitoring bersama tim kesehatan yang melakukan penilaian terhadap penerapan kawasan sehat di tingkat RT.

"Dengan strategi komunikasi yang beragam dan berkelanjutan, kelurahan berharap kesadaran warga semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan ramah bagi seluruh masyarakat," tukasnya. (ref)



Tinggalkan Komentar

//