Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan mulai melakukan penanganan perbaikan infrastruktur di Jalan Ksatriaan KM 8 Balikpapan Utara.
Pekerjaan tersebut diawali dengan pembenahan sistem drainase sebelum dilanjutkan ke tahap pengecoran jalan guna meningkatkan kualitas dan ketahanan badan jalan.
Kepala DPU Balikpapan, Rita, mengatakan perbaikan dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Menurutnya, kondisi drainase yang kurang optimal menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan sehingga perlu ditangani lebih dulu secara menyeluruh.
“Penanganan dimulai dari perbaikan saluran drainase karena ini menjadi bagian penting sebelum pengecoran jalan dilakukan. Kami ingin memastikan aliran air berjalan baik sehingga konstruksi jalan nantinya lebih kuat dan tahan lama,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Rita menjelaskan, selama proses pengerjaan berlangsung akses Jalan Ksatriaan ditutup sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan serta memperlancar aktivitas pekerjaan di lapangan.
"Penutupan dilakukan karena terdapat aktivitas alat berat dan proses pembongkaran pada beberapa titik saluran drainase," akunya.
Ia mengimbau masyarakat untuk sementara menggunakan jalur alternatif dan tetap berhati-hati saat melintas di sekitar area proyek. Menurutnya, dukungan masyarakat sangat diperlukan agar proses pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.
“Kami memahami penutupan jalan ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga. Namun ini dilakukan demi keselamatan bersama dan untuk memastikan pekerjaan berjalan maksimal,” katanya.
DPU Balikpapan memperkirakan proses pengerjaan berlangsung kurang lebih selama satu bulan, tergantung kondisi cuaca dan situasi teknis di lapangan. Setelah tahap drainase selesai, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengecoran jalan pada titik-titik yang mengalami kerusakan.
Selain memperbaiki kondisi jalan, proyek tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi potensi genangan air di kawasan KM 8 saat hujan deras. Rita menilai sistem drainase yang baik sangat berpengaruh terhadap usia jalan dan kenyamanan masyarakat.
“Kalau drainasenya baik, air tidak menggenang di badan jalan. Ini penting agar jalan tidak cepat rusak dan masyarakat bisa berkendara dengan aman,” tambahnya.
Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur sebagai bagian dari pelayanan publik kepada masyarakat. Perbaikan Jalan Ksatriaan KM 8 menjadi salah satu prioritas karena jalur tersebut cukup padat dilalui kendaraan setiap harinya.
DPU Balikpapan berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga akses masyarakat kembali normal dan kualitas jalan menjadi lebih baik. Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan berlangsung serta meminta masyarakat tetap mematuhi pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi proyek. (ref/adv diskominfo Balikpapan)


