Tulis & Tekan Enter
images

Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana

Wacana Penambahan SDM Satgas Sampah Pesisir Laut, Berikut Penjelasan Kepala DLH Balikpapan

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana menanggapi wacana terkait penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) Satuan Tugas (Satgas) sampah pesisir.

Disampaikannya, hal itu memang benar adanya. Hanya saja, kata Dirman sapaan karibnya, tahun ini pihaknya masih membutuhkan 20 tenaga tambahan dahulu yang khusus membersihkan sampah pesisir menggunakan armada laut.

"Karena itu tidak murah dan Pak Wali menyampaikan gajinya UMK. Jadi jumlah anggarannya yang tersedia ditahun ini baru untuk nambah 20 orang," ungkapnya saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jami' Al-Ula, Balikpapan Barat, Senin (18/3/2024) malam.

Dirman melanjutkan, saat ini DLH sebenarnya sudah memiliki Satgas sampah pesisir berjumlah 60 orang dan telah bertugas di 10 Kelurahan yang berada pada Daerah pesisir. Seperti di Kelurahan Sepinggan, Klandasan Ilir, Klandasan Ulu hingga di Kelurahan wilayah Kecamatan Balikpapan Barat.

Yang tugasnya, jelas Dirman, membersihkan sampah pesisir dengan rata-rata setiap harinya sembilan ton banyaknya.

"Pekerja yang sekarang ini sudah berjalan. Tapi mereka membersihkan sampah yang berada di tepi pantai. Yang mana sampah yang dari laut begitu masuk ke pantai itu dibersihkan oleh 60 orang pekerja itu," terangnya.

Nah, khusus untuk pekerja tambahan yang 20 orang, kata dia, para SDM tersebut nantinya akan menjemput sampah di laut dengan menggunakan armada laut yakni perahu atau sampan.

"Jadi pekerja yang 20 tenaga tambahan itu berbeda dengan yang sebelumnya. Mereka nanti disiapkan perahu atau sampan untuk mengambil sampah-sampah di pesisir laut," beber Dirman.

Untuk upah bagi 20 pekerja itu, tambahnya, tidak lagi merupakan kontrak yang diberikan dari DLH Balikpapan seperti ke Tenaga Bantuan (Naban) yang sebelumnya berdasarkan SK Wali Kota. Namun, digaji melalui pihak ketiga (Outsourcing) dari Perusahaan.

"Dan anggarannya itu kami bayarkan ke perusahaan pihak ketiga. Nanti perusahaan itulah yang membayarkan gaji 20 pekerja tersebut," ucapnya.

Adapun target menambah 20 tenaga tambahan itu, pihaknya berharap bisa tuntas setelah Idul Fitri 1445 Hijriah tahun ini.

Ya, sebagai Kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), tentunya persoalan sampah pesisir tidak bisa dibiarkan menunggu lama, oleh sebab itu DLH berpacu dengan waktu guna membersihkan sampah-sampah pesisir untuk menyambut perpindahan IKN.

"Target mencari 20 Satgas itu mungkin habis lebaran. Ini kami lagi berproses," tuntasnya. (lex)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


TAG

Tinggalkan Komentar

//