Tulis & Tekan Enter
images

Tipis! Peluang Balikpapan Ikut Porprov, DPOP Sayangkan KONI Telat Setor Nama Atlet

Kaltimkita.com, BALIKPAPAN - KONI Balikpapan tetap berkeinginan untuk berpartisipasi dalam Pekan Olaharaga Provinsi (Poprov) di Berau Kaltim. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) kota Balikpapan, Ratih kusuma menanggapi niat KONI yang tetap ingin mengikutsertakan atlet nya di ajang olahraga se-provinsi Kaltim pada november mendatang.

Pasalnya, KONI kota Balikpapan mesti menyerahkan data atlet berdasarkan cabang olahraga (cabor) selambat-lambatnya tiga bulan sebelum pelaksanaan Porprov. Teranyar, data tersebut baru disetorkan ke DPOP Balikpapan pada 6 Oktober 2022 lalu.

Keterlambatan itu, sangat disayangkan oleh mantan direktur RSPB Beriman tersebut.

"Kami sudah terima data atlet. Tapi baru diberikan pada 6 Oktober. Harusnya dari lama proses itu dilakukan," jelas Ratih Kusuma saat dikonfirmasi media usai menggelar RDP dengan pihak komisi IV DPRD Balikpapan, Senin (17/10/2022).

Oleh karena itu, peluang kontingen Balikpapan untuk bisa berpartisipasi dalam Porprov di Berau semakin tipis.

Kontingen Balikpapan bisa saja ikut ajang multi event empat tahunan tersebut apabila pelaksanaannya ditunda.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Balikpapan telah melayangkan surat pada Selasa (4/10/2022) lalu ke PB Porprov, untuk dilakukan penundaan pergelaran ajang olahraga bergengsi tersebut.

"Kami masih menunggu jawaban surat yang di sampaikan ke PB Porprov untuk penundaan," beber Ratih.

Dia menambahkan, Entri by number (data atlet) itu harus melalui proses pihaknya, disebabkan keberangkatan ke semua atlet mesti diketahui DPOP Balikpapan.

"Maka pihak KONI harus koordinasi dengan bidang olahraga DPOP Balikpapan terkait data atlet tersebut," tutupnya. 

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Ardiansyah mengatakan, mepetnya waktu persiapan jadi kendala utama. Ini lantaran, data kontingen disebut Ardiansyah baru diserahkan KONI Balikpapan pada 6 Oktober lalu. Padahal, untuk keperluan lelang, Disporapar minimal perlu waktu selama tiga bulan.

"Estimasi biasa tiga bulan (lelang), ini sudah Oktober, sudah tidak memungkinkan (lelang)," kata dia selepas rapat dengar pendapat (RDP) dengan Disporapar Balikpapan, Senin (17/10/2022) siang.

Meski demikian, Ardiansyah menilai peluang Balikpapan tampil pada Porprov di Berau belum sepenuhnya sirna, dengan syarat surat permohonan penundaan waktu pelaksanaan Porprov yang disampaikan Wali Kota Balikpapan diterima PB Porprov.

"Tapi tentu saja ditundanya minimal tiga bulan, atau sampai Januari. Kalau kurang dari tiga bulan kemungkinan berat. Sebab itu tadi, kaitanya dengan lelang," beber Ardiansyah.

Soal anggaran, Ardiansyah menyebut sejatinya tak jadi soal. Sebab pada APBD Perubahan, sudah dialokasikan Rp 16 miliar untuk Porprov VII. "Tapi kalau dikeluarkan begitu saja kan nanti malah timbul masalah," ujar dia.

Di sisi lain, Ardiansyah mengaku cukup menyayangkan kejadian yang menimpa kontingen Balikpapan ini, terutama para atlet yang sudah rutin berlatih untuk menyongsong Porprov VII.

Untuk diketahui, KONI menyatakan, Balikpapan tetap akan berpartisipasi dalam Porprov Kaltim yang di gelar di Kabupaten Berau.

‘Siap akan berangkat, akan ikuti pemerintah. Balikpapan tetap akan berangkat, Cuma Allah saja yang bisa melarang berangkat ke Porprov,” ujar Ketua KONI Balikpapan Muhammad Ridwan Andreas, Minggu (16/10/2022).

Dia menegaskan, keputusan Balikpapan akan ikut Porprov telah diputuskan dalam rapat pleno KONI Balikpapan yang dihadiri seluruh pengurus. Dia memastikan akan mengirimkan kontingen.

“Sesuai dengan hasil pleno bahwasanya Balikpapan tetap akan berangkat untuk mengikuti Porpriov di Berau, Samarinda dan Balikpapan,” ujarnya. (lex)


TAG

Tinggalkan Komentar

//