KaltimKita.com, BALIKPAPAN-Bupati Paser, Fahmi Fadli hadir dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Manajemen Pemerintahan Desa yang diselenggarakan oleh DPC Apdesi Kabupaten Paser di Hotel Jatra Balikpapan, Kamis (10/11/2022). Dari 139 Desa di Kabupaten Paser, total 172 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Paser Nasri mengatakan beberapa fokus bimtek ialah tata cara pengadaan barang dan jasa di desa, dan penyusunan rencana anggaran biaya kegiatan fisik.
Kepala Desa Olong Pinang itu berharap kades dan perangkat desa memahami lebih mendalam tentang dua ilmu tersebut. Sehingga serapan anggaran juga bisa lebih optimal dan tidak ada Silpa.
"Selain itu juga agar di akhir tahun atau tahun berikutnya saat pemeriksaan audit, tidak ada lagi permasalahan atau hal-hal tidak diinginkan terjadi," kata Nasri.
Nasri berterima kasih kepada Bupati Fahmi, karena di masa pemerintahannya ini tiap desa bertambah rata-rata Rp 350 juta untuk Alokasi Dana Desa (ADD).
Senada, Fahmi Fadli mengatakan bimtek ini adalah upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien melalui pemerintahan yang profesional, partisipatif dan transparan sebagaimana dalam visi misi Paser MAS (Maju Adil dan Sejahtera).
Dikatakan pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, untuk itu perlu dibantu oleh kepala desa, dan perangkatnya untuk bisa memajukan dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat Paser.
Pada 2023 kata Fahmi, Pemkab Paser akan lebih memprioritaskan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Paser yakni dalam hal pembangunan infrastruktur.
"Ini bertujuan agar pelayanan lainnya terbuka dan perekonomian masyarakat bisa meningkat jika infrastruktur seperti jalan diperbaiki," kata Fahmi.
Fahmi meminta kepada para kepala desa untuk selalu bersinergi kepada pemerintah kabupaten dan menyusun program kegiatan berdasarkan kebutuhan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Paser Kepada semua peserta bimtek untuk mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya agar ilmu yang diterima dapat diimplementasikan saat menyusun rencana kerja desa.
"Jangan segan-segan, kami Pemkab selalu membuka komunikasi apabila aparat desa membutuhkan konsultasi kepada kami," kata Fahmi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Paser Chandra Irwanadhi menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi Apdesi yang sudah mengkoordinasikan ke perangkat desa untuk mengikuti bimtek dalam rangka peningkatan kapasitas pemerintah desa.
"Kita semua harus mempersiapkan diri menjadikan Kabupaten Paser sebagai kiblatnya Pemerintahan Desa di Kalimantan Timur," Ujarnya.
Chandra juga berharap dengan diadakannya bimtek ini akan menghasilkan pelaksana yang paham mengenai kegiatan dan program desa. Sehingga kedepannya tidak ada lagi kepala desa, perangkat desa yang berurusan dengan perangkat hukum. (adv)


